Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Pura Agung Cari Bibit Penari Topeng Sidakarya

Selasa, 13 Feb 2018 14:36 | editor : Wijayanto

GENERASI PENERUS: Salah satu peserta tari memasuki panggung penjurian di pelataran Pura Agung Jagat Karana, Minggu (11/2).

GENERASI PENERUS: Salah satu peserta tari memasuki panggung penjurian di pelataran Pura Agung Jagat Karana, Minggu (11/2). (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Surabaya – Pura Agung Jagat Karana menggelar lomba tari topeng Sidakarya, Minggu (11/2). Perlombaan tari yang merupakan salah satu tarian sakral saat upacara besar keagamaan umat Hindu ini digelar untuk mencari bibit-bibit penari baru, khususnya dari Surabaya.
Sebanyak enam penari topeng Sidakarya, terdiri dari tiga orang pria dewasa dan tiga remaja, memeriahkan lomba di pura yang beralamat di Jalan Ikan Lumba-lumba Perak Barat, Krembangan, Surabaya ini. Diiringi tabuhan musik gamelan khas Bali, nuansa mistik sangat terasa saat peserta tari unjuk kebolehan.
Ketua Panitia Festival Seni Keagamaan Pura Agung Jagat Karana, Wayan Sumadita mengatakan, tarian ini memiliki keunikan tersendiri dari tari-tari lainnya yang digunakan untuk persembahyangan umat Hindu.
“Hanya orang yang telah memiliki tingkat kesucian tinggi untuk bisa menarikan tari topeng Sidakarya. Perbedaan tari topeng Sidakarya dengan tari lainnya adalah pemusik mengikuti gerakan penari sehingga terasa lebih menegangkan,” kata Wayan ditemui di sela-sela lomba.
Menurut dia, tarian ini lebih sakral karena sebelum tarian ini dimulai diadakan ritual khusus mulai dari pemakaian topeng hingga selesai menari. Selama pementasan penari menyebarkan beras kuning di empat penjuru mata air diiringi pembacaan mantra saat proses berlangsungnya persembahyangan.
Wayan mengatakan, lomba tari ini sebagai ajang bergengsi untuk mencari generasi baru.”Selama ini dalam upacara keagamaan Hindu di Surabaya penari topeng Sidakarya ini diambil dari Bali. Dengan perlombaan ini kami mencari orang lokal Surabaya sebagai penari topeng Sidakarya dan ternyata ada yang berbakat,” kata Wayan. (gin/hen)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia