Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Astra Suntik Go-Jek Rp 2 Triliun

Selasa, 13 Feb 2018 14:03 | editor : Wijayanto

Astra Suntik Go-Jek Rp 2 Triliun

JAKARTA - Perusahaan startup berbasis aplikasi transportasi digital Go-Jek mengklaim telah memperoleh suntikan dana segar dari PT Astra Internasional Tbk (ASII). Dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat biaya operasional. Bantuan tersebut merupakan kucuran dana terbesar dari perusahaan lokal asal Indonesia.
Chief Executive Officer (CEO) dan Founder Go-Jek Nadiem Makarim mengakui, setelah dapat suntikan dana dari perusahaan asal Amerika Serikat Google, Astra turut bergabung dengan investasi senilai USD 150 juta atau sekitar lebih dari Rp 2 triliun jika mengacu kurs Rp 13.500 per USD. “Suatu perusahaan seperti Astra melakukan investasi besar di ekonomi digital itu historis. Dua jawara nasional membuka bisnis untuk Indonesia. Berdedikasi meningkatkan inovasi teknologi, menjadikan Indonesia superpower tidak hanya di Asia Tenggara," kata Nadiem di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (12/2).
Nadiem menyatakan, memberikan apresiasi atas partisipasi Astra di bidang ekonomi digital melalui sebuah kolaborasi. Menurutnya, akan ada beberapa area kerja sama dari segi bisnis antara Astra dan Go-Jek. Hal tersebut  terkait soal layanan Go-Jek untuk para mitra pengemudi dan pelanggan. "Jumlah investasi mereka paling besar dibandingkan investor lain. Pemain lokal besar telah berpartisipasi di bidang ekonomi digital Indonesia. Sudah saatnya ada kolaborasi yang jauh lebih erat," tuturnya.
Sementara, Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto mengatakan, pihaknya berinvestasi di perusahaan startup berbasis online tersebut karena yakin terhadap prospek serta potensi inovasi bisnis.
"Mengapa Astra mau kolaborasi? Ada sejarahnya. Ketika Nadiem dan kawan-kawan datang beberapa tahun lalu, kami lihat Nadiem mungkin usianya beda tipis sama putri saya, tapi punya semangat tinggi memajukan Go-Jek. Dan saya bangga waktu lihat majalah Fortune ada lima perusahaan yang masuk dan salah satunya Go-Jek," imbuhnya.
Prijono menekankan, investasi ini merupakan keputusan yang diambil perseroan. Mendukung industri startup berbasis teknologi di Indonesia, sekaligus menjadi langkah awal untuk terjun ke bisnis teknologi. Sebagai informasi, Astra menjadi perusahaan lokal yang berinvestasi di Go-Jek setelah Google. Kabarnya, Google telah mengucurkan dana sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,35 triliun ke Go-Jek. (jpg/hen)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia