Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Angkut Motis, KAI Dapat Kontrak Rp 36,5 M

Selasa, 13 Feb 2018 13:55 | editor : Wijayanto

GRATIS: Angkutan motor untuk para pemudik dari PT KAI pada tahun lalu.

GRATIS: Angkutan motor untuk para pemudik dari PT KAI pada tahun lalu. (humas bumn)

JAKARTA - Lebaran masih tiga bulan. Tapi Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sudah membuka pendaftaran untuk mudik motor gratis (Motis)sejak 9 Februari lalu dengan kuota sebanyak 18.096. Nilai kontrak dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI)  untuk mengangkut sepeda motor pemudik sebesar Rp 36,52 miliar.
Dirjen Perkeretaapian Zulfikri di Jakarta, Senin (12/2), menjelaskan, langkah strategi yang dilakukan Kemenhub dimaksudkan untuk mewujudkan angkutan Lebaran yang aman, nyaman dan menjamin keselamatan khususnya bagi pemudik yang terbiasa menggunakan sepeda motor selama perjalanan mudik Lebaran.
Angkutan Motis telah berjalan selama lima tahun, diselenggarakan sejak tahun 2014. Direktorat Jenderal Perkeretaapian mencatat bahwa jumlah lintas pelayanan, load factor dan subsidi Angkutan Motis meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2014 dan 2015 baru tersedia 2 (dua) lintas pelayanan, kemudian di tahun 2016 sampai tahun 2018 bertambah menjadi tiga lintas pelayanan yaitu lintas Jakarta-Semarang-Surabaya, Jakarta-Purworejo-Blitar dan Jakarta-Cikampek-Kutoarjo.
Total peserta Angkutan Motis Tahun 2014 tercatat sebanyak 4.538 peserta dari total kuota sebanyak 8.700 (load factor 52 persen) dengan besaran subsidi Rp 9,2 miliar. Di tahun 2015, jumlah peserta Angkutan Motis tercatat 5.438 dari kuota 9.827 (load factor 55 persen) dengan subsidi Rp 6,5 miliar. Melihat besarnya animo masyarakat, di tahun 2016 Pemerintah kembali menambah subsidi Angkutan Motis menjadi Rp 20 miliar, total kuota 15.834 dengan realisasi 11.560 peserta (load factor 73 persen). Selanjutnya di tahun 2017 dan 2018, subsidi angkutan motis menjadi Rp 36,5 miliar, total kuota 18.096 dengan realisasi Angkutan Motis Tahun 2017 sebanyak 15.276 peserta (load factor 84 persen).
Bagi peserta Angkutan Motis 2018 akan difasilitasi untuk dapat memesan tiket KA Penumpang maksimal untuk tiga orang, baik KA Ekonomi PSO, KA Ekonomi Non-PSO serta KA Tambahan sampai hari ke-30 penjualan KA tambahan. “Karena yang gratis adalah sepeda motornya, sedangkan pemiliknya tetap harus membeli tiket “ katanya.
Stamformasi/rangkaian KA barang yang akan dioperasikan untuk mengangkut sepeda motor peserta Motis tahun 2018 terdiri atas delapan gerbong. Masing-masing gerbong berkapasitas 58 motor, dengan kapasitas angkut 1 rangkaian KA barang sebanyak 464 motor. Masing-masing lintas layanan akan dioperasikan 1 rangkaian KA barang, dengan total kapasitas angkut KA barang dalam satu hari  sebanyak 1.392 sepeda motor.
Sehingga selama penyelenggaraan Motis tahun 2018 yang berlangsung selama 13 hari, kapasitas sepeda motor yang dapat diangkut oleh KA Barang tersebut sebanyak 18.096 sepeda motor. Ketentuan motor yang didaftarkan untuk Angkutan Motis Tahun 2018 adalah satu motor dengan kapasitas maksimal 150 cc, tidak boleh dimodifikasi (kecuali motor untuk difabel), pendaftar harus memiliki KTP, SIM dan STNK. Angkutan Motis ini merupakan wujud perhatian Pemerintah kepada masyarakat dengan mengakomodir pemudik yang  berkebutuhan khusus.
Zulfikri menambahkan, kalau selama ini hanya dibuat satu arah yaitu datk Jakarta ke wilayah timur, dalam motis 2018 akan dibuat sistem contraflow, dari daerah ke Jakarta, yakni memanfaatkan gerbong yang kosong saat arus balik. Artinya warga Surabaya yang akan berlebaran di Jakarta dapat memanfaatkan program motis ini. (pur/hen)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia