Minggu, 25 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik
HUKUM

Pengedar SS Dituntut 7 Tahun

Selasa, 13 Feb 2018 09:27 | editor : Aries Wahyudianto

Subur

Subur (Yudhi/Radar Gresik)

SEMPAT ditahan dalam kasus yang sama, tidak membuat Subur, 45, warga Kutisari Selatan II/1-A RT 01/RW 03, Kelurahaan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo Surabaya kapok. Ia kembali dituntut hukuman 7 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Ini setelah dirinya tertangkap kembali mengedarkan narkotika jenis sabu.

JPU Kejari Gresik Esti Harjanti Candrarini dalam tuntutannya mengatakan terdakwa terbukti melanggar pasal 114 ayat 1 Undang-Undang (UU) 35/2009 tentang Narkotika dengan hukuman 7 tahun penjara.

“Kami berkesimpulan bahwa semua unsur tindak pidana penyalahgunaan narkotika telah terpenuhi. Selain itu, tidak ada dalam diri terdakwa yang dapat menghapuskan perbuatan pidananya. Maka terdakwa harus dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” ujarnya.

Sebelumnya, terdakwa Subur ditangkap di Perempatan Sentolang, Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas lantaran terbukti mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu. Dari tangan terdakwa, aparat kepolisian berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, satu klip berisi sabu-sabu seberat 0,58 gram, satu buah tisu, satu lembar kain oscar warna hitam. Kemudian, satu buah ATM BCA, satu buah HP merk Nokia warna hitam, uang tunai Rp 150 ribu serta satu unit sepeda motor supra X 125.

Dalam sidang selanjutnya, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Moch Yuli Hadi memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk membacakan pembelaan atas tuntutan yang diajukan JPU Kejari Gresik. “Dengan ini sidang saya tunda hingga pekan depan dalam agenda mendengarkan pembelaan terdakwa,” ujarnya. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia