Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Sidoarjo

Lima Pesenam Sidoarjo Ikuti Kejurprov

Selasa, 13 Feb 2018 03:10 | editor : Lambertus Hurek

Salah satu atlet senam unjuk kebolahan di turnamen Piala Tanggulangin.

Salah satu atlet senam unjuk kebolahan di turnamen Piala Tanggulangin. (DOK)

Di awal tahun 2018, Persatuan Olahraga Senam seluruh Indonesia (Persani) Sidoarjo mengadakan turnamen internal Piala Tanggulangin. Kompetisi ini cukup berhasil untuk menggeliatkan cabang olahraga (cabor) senam di Kabupaten Sidoarjo. Khususnya di kalangan atlet-atlet usia dini yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Setelah kompetisi internal itu, Persani Sidoarjo mulai menyiapkan sejumlah atlet untuk mengikuti kejuaraan provinsi (kejurprov) bulan depan. Ada lima atlet muda yang rencananya bakal dikirim untuk mengikuti kejurprov di Trenggalek. Mereka dinilai sudah mampu bersaing di tingkat Jawa Timur. 

"Kejurprov itu menjadi bahan evaluasi dan tolak ukur kami untuk Porprov 2019," ujar M. Hari Prasetya, pelatih senam Kabupaten Sidoarjo, Senin (12/2). 

Dengan mengikuti kejuaraan tingkat provinsi, menurut dia, anak-anak asuhnya bisa merasakan suasana kompetisi dengan pesenam-pesenam terbaik dari kabupaten/kota lain. Bisa dipastikan mereka juga bakal diturunkan di porprov tahun depan untuk mewakili daerah masing-masing. 

"Jadi, kami manfaatkan kejurprov nanti untuk memperbaiki kekurangan atlet-atlet Sidoarjo," ujarnya.

Selain itu, atlet-atlet senam Kota Delta juga bisa belajar secara langsung teknik-teknik senam yang baik dari lawan-lawannya. Mereka bisa melakukan evaluasi dan perbaikan sebelum turun di ajang porprov yang menjadi target utama semua cabang olahraga. 

Prasetya mengaku tidak memasang target yang terlalu tinggi di kejurprov ini. Alasannya agar anak-anak asuhnya bisa bermain lepas dan tidak dibebani target medali emas, perak, atau perunggu. Kalaupun tidak dapat emas, para atlet bisa menyerap banyak pengalaman. "Sebab, kejurprov itu bukan target utama. Yang paling penting itu di porprov," tambahnya. 

Meskipun begitu, dirinya optimistis ada beberapa atlet yang potensial mampu membawa pulang medali emas di kejurprov. "Kami minta anak-anak untuk bermain lepas saja. Jangan fokus pada perolehan medali," ucapnya.

Kejurprov ini dilakukan Persani Sidoarjo sebagai agenda pengganti turnamen terbuka di Singapura. Sidoarjo batal mengikuti kejuaraan internasional tersebut. Sebab, ada beberapa atlet andalan yang mengikuti ujian nasional. (sar/rek)

(sb/sar/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia