Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Divonis Ringan, Pecatan TNI Menangis Dipeluk Keluarga

Senin, 12 Feb 2018 10:52 | editor : Aries Wahyudianto

Kedua terdakwa saat menjalani sidang Vonis di Pengadialan Negri Gresik.

DIVONIS : Kedua terdakwa saat menjalani sidang Vonis di Pengadialan Negri Gresik. (Yudhi/Radar Gresik)

Isak tangis Slamet Nurhayadi (36), pecatan tentara dan Budi Irwanto (39), pecah setelah keluar dari ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Itu karena kedua terdakwa perkara narkotika tersebut divonis ringan oleh hakim.

Kedua terdakwa asal Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik, tersebut langsung memeluk keluarganya. Mereka bersyukur lantaran tuduhan jaksa penuntut umum (JPU) tidak terbukti.

Berdasarkan fakta persidangan, hakim yang diketuai Rachmasyah menganggap kedua terdakwa tidak terbukti melanggar pasal 114 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Keduanya hanya menyalahgunakan narkotika. “Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 127 UU RI N0 35 tahun 2009 tentang narkotika. Menjatuhkan hukuman selama 1 tahun 6 bulan,” kata Rachmansyah sambil mengetok palu.

Vonis tersebut sangat jauh dari tuntutan jaksa Lila Yurifa Prihasti yang meminta hakim menjatuhkan hukuman selama 8 tahun penjara denda Rp 1 miliar dan subsidair 6 bulan. Meski demikian, hukuman yang dijatuhkan hakim belum berkekuatan hukum tetap. Kedua terdakwa melalui penasehat hukum (PH) Lina Kamila dari Posbakum PN Gresik, memilih untuk pikir-pikir. “Kami pikir-pikir yang mulia,” kata Lina.

“Kami juga pikir-pikir,” timpal jaksa Lila. Pihaknya menyatakan akan mengambil langkah. Dia tidak terima lantaran putusan hakim jauh dari tuntutannya. Hasil sidang akan didiskusikan dengan atasannya.

Sementara PH Lina Kamila mengaku bersyukur hukuman yang dijatuhkan hakim sesuai dengan harapan. Dia mengatakan bahwa kedua terdakwa memang bukan sebagai pengedar. Mereka hanya menyalahgunakan. “Tidak ada bukti kalau mereka menjual. Kedua terdakwa membeli sabu hanya digunakan sendiri,” pungkas Lina.(yud/han)

(sb/yud/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia