Sabtu, 24 Feb 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Meski Ekonomi Melambat, Pasar Apartemen Diperkirakan Tetap Tumbuh

Jumat, 09 Feb 2018 16:39 | editor : Abdul Rozack

PROYEK DIMULAI: Pelaksanaan groundbreaking Tower Azure di Kawasan Jagir Wonokromo, Kamis (8/2). Proyek ini merupakan pembangunan tahap pertama dari Kl

PROYEK DIMULAI: Pelaksanaan groundbreaking Tower Azure di Kawasan Jagir Wonokromo, Kamis (8/2). Proyek ini merupakan pembangunan tahap pertama dari Klaska Residence. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Meskipun kondisi ekonomi masih melambat, namun pasar apartemen di Surabaya diperkirakan masih tetap tumbuh. Hal ini karena kebutuhan hunian semakin besar sementara lahan yang tersedia di kota semakin terbatas dan mahal harganya. 

Menurut Ervina Syawir, marketing manager apartemen Klaska Residence, kebutuhan apartemen akan terus tumbuh di Surabaya. Pasalnya, harga tanah semakin melambung sehingga harga landed house juga semakin mahal. 

“Karena itu, apartemen akan menjadi pilihan yang menarik, baik untuk investasi maupun dihuni sendiri,” ujar Ervina saat ground breaking Klaska Residence, di Surabaya, Kamis (8/2). 

Dikatakan dia, market apartemen kini semakin luas. Selain family, juga profesional dan pengusaha muda. Bahkan kalangan milienia yang terjun sebagai start-up, juga menyukai apartemen. Selain untuk investasi, juga agar dekat dengan tempatnya bekerja. 

Ervina menambahkan, harga apartemen juga terus meningkat  sehingga cukup menguntungkan. Dia mencontohkan, tipe studio di Klaska Residence yang saat launching 2016 harganya Rp 360 juta sekarang sudah naik menjadi Rp 500 juta. 

“Sekarang orang yang bekerja di kota lebih suka beli apartemen. Agar dekat dengan tempatnya bekerja. Banyak pembeli kami yang kerjanya disekitar Klaska. Harganya setiap tahun juga rata-rata naik 12 persen,” tambahnya. 

Sebab itu, dia optimistis tower Azzuri sebanyak 1.000 unit akan sold out bulan ini. Hingga kemarin, penjualannya sudah mencapai 80 persen dengan harga mulai Rp 500 juta hingga Rp 2,5 miliar. Setelah itu akan langsung dilanjutkan tower kedua.

 “Bulan ini kami targetkan 100 unit akan terjual. Selanjutnya Maret nanti akan mulai kami pasarkan tower dua sebanyak 900 unit,” tambahnya. 

Aditya Sutantio, project division head Sinar Mas Land Surabaya mengatakan, ground breaking merupakan starting point untuk pembangunan Klaska Residence. Dia yakin pembangunan akan sesuai target sehingga Oktober 2020 serah terima unti sudah bisa dilakukan. 

“Total nanti ada enam tower. Pembangunanya kami lakukan bertahap. Phase pertama ada tiga tower dimana setiap tower investainya sekitar Rp 500 miliar,” kata Aditya.

Aditya mengatakan, pihaknya juga berkomitmen untuk merevitalisasi Kali Jagir sehingga akan tertata lebih bagus. Bahkan kedepan, kawasan kali Jagir yang selama ini terkesan agak kumuh, akan disulap menjadi kawasan yang cantik dan menjadi ikon baru di Surabaya. (fix/hen)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia