Rabu, 17 Jan 2018
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Terjunkan MTT untuk Antisipasi Rel Patah

Sabtu, 13 Jan 2018 04:30 | editor : Lambertus Hurek

ANGKAT KRICAK: Kereta MTT saat merapikan ballast di rel KA di kawasan Jenggala.

ANGKAT KRICAK: Kereta MTT saat merapikan ballast di rel KA di kawasan Jenggala. (MOCH KHAESAR/RADAR SIDOARJO)

Di musim hujan, rel Kereta Api (KA) rawan anjlok atau patah. Ini karena bantalan KA mengalami penurunan. Mengantisipasi hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 ini terus lakukan pengecekan rel kereta. Salah satunya dengan mengoperasikan kereta mengangkat rel atau yang biasa disebut Multi Tie Tamper (MTT).

Kereta yang biasa disebut juga Tamping Machine ini berfungsinya memadatkan ballast atau kricak (batu-batu yang ada di bawah bantalan rel). 

Manajer Humas PT KAI Daop 8, Gatut Sutiyatmoko menjelaskan MTT dioperasikan untuk mengantisipasi patahnya rel yang kerap terjadi di musim hujan. “Sebelumnya juga kami terjunkan tim yang setiap hari diwajibkan untuk mengecek bantalan rel, serta kondisi rel," terangnya (11/1).

Gatut menjelaskan kereta MTT ini baru akan diturunkan setelah dipastikan ada rel KA yang memang patah. Menurut dia, selain dari petugas yang setiap hari melakukan pengecekan, laporan bisa didapatkan dari masinis.

“Masinis akan memberikan informasi jika ada rel yang tidak enak dilalui,” lanjutnya.

Di Sidoarjo, MTT ini telah diturunkan untuk mengangkat dan meratakan ballast di rel di kawasan Jenggala. MTT berjalan pelan untuk merapikan ballast tersebut. Selain itu, MTT ini juga bisa berfungsi untuk menambah ballast.

“Ini untuk memberikan pelayanan ke masyarakat agar perjalanan KA semakin aman dan nyaman," bebernya. (sar/jee)

(sb/sar/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia