Rabu, 17 Jan 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Sidoarjo

Persani Jaring Atlet Usia Dini Piala Tanggulangin

Sabtu, 13 Jan 2018 04:15 | editor : Lambertus Hurek

Latihan fisik atlet senam usia dini Sidoarjo.

Latihan fisik atlet senam usia dini Sidoarjo. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Senam merupakan cabang olahraga (cabor) yang regenerasi atletnya sangat cepat. Ini karena cabor senam membutuhkan atlet-atlet usia dini yang masih dalam fase pembentukan. Karena itu, Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kabupaten Sidoarjo gencar melakukan penjaringan atlet-atlet senam usia dini. 

Salah satunya dengan menggelar kejuaraan senam tingkat kabupaten (kejurkab) Piala Tanggulangin 2018. Sekretaris Persani Sidoarjo M Hari Prasetya mengatakan, kejuaraan ini khusus bagi atlet-atlet usia dini. Yakni anak-anak usia taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah dasar alias di bawah usia 12 tahun. 

Peserta kejurkab ini tidak hanya berasal dari klub senam di Kabupaten Sidoarjo. Melainkan dari kecamatan-kecamatan dan sekolah-sekolah. Pria yang akrab disapa Tyo itu melanjutkan, Kejurkab Piala Tanggulangin berlangsung satu hari saja. Tepatnya pada 20 Januari mendatang. Dia menagetkan 50 peserta yang akan mengikuti kejuaraan tingkat kabupaten ini.

Namun, tidak menutup kemungkinan jumlah peserta akan bertambah. Tyo berharap dengan KONI-KONI di 18 kecamatan, yang baru dilantik tahun lalu, bisa mewadahi atlet senam yang ingin berprestasi. "Kami membuka kesempatan sebanyak-banyaknya," ujarnya kemarin.

Menurut Tyo, kejuaraan ini penting untuk diikuti oleh banyak atlet senam. Selain untuk meningkatkan kemampuan juga untuk menjaring atlet usia dini. Sebab, banyak penggemar olahraga senam di Kabupaten Sidoarjo. "Dengan penjaringan ini, selanjutnya kami akan lakukan pembinaan lebih lanjut," katanya. 

Sebelum kejuaraan senam Piala Tanggulangin, empat klub senam yang ada di Kabupaten Sidoarjo juga mengikuti kejuaraan internal yang diadakan oleh Vuny Gymnastic. Kejuaraan ini tidak hanya untuk mencari atlet senam terbaik, tetapi juga sebagai regenerasi atlet. Klub-klub senam yang menurunkan atletnya adalah Sidokare 3 Club, Light Club Ritmik Gymnastic, Vuny Gymnastic, dan Tanggulangin Sport Club. Ada juga beberapa atlet yang berasal dari KONI kecamatan yang berpartisipasi.

Pengurus KONI kecamatan memang diharapkan mampu mengakomodasi bakat-bakat muda untuk dikembangkan sebagai atlet senam. "Sehingga potensi anak-anak bisa terlihat lebih dini," ujar Tyo. (nis/rek)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia