Kamis, 26 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Ciptakan Next Generation Lewat Festival Trainer Nasional

Senin, 08 Jan 2018 19:01 | editor : Abdul Rozack

BERI SEMANGAT: New Generation Development Coach Easti Nalurani (kanan) saat mengisi Festival Trainer Nasional dengan motivasi wirausaha kampus jadi pr

BERI SEMANGAT: New Generation Development Coach Easti Nalurani (kanan) saat mengisi Festival Trainer Nasional dengan motivasi wirausaha kampus jadi profesional di BG Junction, Minggu (7/1). Diharapkan dengan pelatihan ini mahasiswa bisa memiliki jiwa ente (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Untuk menyiapkan generasi penerus yang kreatif dan handal, Ikatan Alumni Akademi Trainer (Ikaat) mengadakan Festival Trainer Nasional (FTN) yang diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan yang mengusung tema new generation development (NGD): from campus to business itu, menekankan pentingnya menyusun perencanaan untuk mencapai sebuah tujuan, khususnya bagi mereka yang disebut sebagai generasi millennial.

Coach NGD Esti Nalurani, mengungkapkan, lebih dari sekedar mendorong untuk wirausaha. Kegiatan ini ditujukan agar dapat memotivasi pemuda untuk mempersiapkan tujuan serta kehidupan yang lebih baik.

“Gerakan from campus to business ini mengajarkan bahwa bisnis tidak selalu tentang materi. Bisnis itu sesuatu yang kompleks. Hal yang paling penting, saya ingin menggiring anak-anak muda agar menyikapi segala sesuatu dengan persiapan bukan sekedar ikut-ikutan,” ungkap perempuan yang akrab disapa Cici itu, Miinggu (7/1).

Sementara itu, Chairman JIC East Java Evan Gondokusumo mengatakan, dengan kesamaan visi pihaknya mendukung kegiatan tersebut sebagai upaya mendorong anak-anak muda agar memiliki peran tidak hanya di dunia wirausaha atau entrepreneur tetapi juga sebagai seorang professional.

“Melalui acara ini, kami berharap bisa membekali mahasiswa sebagai the next generation, untuk dapat menentukan arah kemana ia akan memberikan kontribusi. Selain berfokus dalam bisnis, kami tentu tidak menutup mata pada sektor lain,” pungkasnya. (mif/rud)

(sb/mif/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia