Rabu, 17 Jan 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Pilih Siapa, PAN Tunggu Detik Akhir

Rabu, 13 Dec 2017 16:55 | editor : Wijayanto

Pilih Siapa, PAN Tunggu Detik Akhir

SURABAYA-Langkah Partai Amanat Nasional (PAN) di Pilgub Jatim 2018 menjadi penentu. Pasca turunya surat tugas Partai Gerindra ke La Nyalla Mattaliti sebagai bakal calon gubernur (bacagub) Jatim.

Sebenarnya masih ada Partai Nasdem dengan empat kursi dan PPP lima kursi di DPRD Jatim, selain PAN yang bisa melengkapi jumlah kursi Partai Gerindra 13 kursi. Namun dua partai awal sudah lebih dahulu menyatakan dukungan ke bakal pasangan calon yang sudah ada. Otomatis tinggal PAN untuk menjadikan 20 kursi sebagai syarat partai bisa mengusung calon. 

Bendahara DPW PAN Jatim Agus Maimun menyatakan, saat ini pihaknya belum bisa memberikan penjelasan. Pasalnya, instruksi dari dari DPP belum juga kunjung turun. Sehingga partainya belum memutuskan bakal melanjutkan koalisi dengan Gerindra. "Kebijakan politik baru diambil setelah ada keputusan resmi dari pengurus di DPP," ujar Agus, Selasa (12/12). 

Namun meski demikian, bukan berarti kemungkinan antara Partai Gerindra dan PAN tidak bisa berkoalisi. Agus menegaskan, semua kemungkinan tersebut masih bisa terjadi. Asalkan kedua partai, yakni PAN dan Gerindra dalam mengusung calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub).

"Semua masih memungkinkan. Tapi saat ini memang belum bisa diputuskan," ungkapnya. 

Hal senada juga disampaikan Sekertaris DPW PAN Jatim Basuki Babussalam. Dirinya mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu momentum yang tepat untuk memutuskan kemana langkah di Pilgub Jatim. Yang terpenting adalah hasil pilkada diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan daerah yang bisa memberikan jaminan atas proses pembangunan Jatim yang optimal secara berkelanjutan. 

“Kami memandang pilkada ini secara integral. Karena itu semua pertimbangan kami maksimalkan. Targetnya, siapapun yang didukung PAN Jatim bisa memberikan kontribusi yang terbaik bagi Jatim," kata Basuki. 

Partainya, lanjut Basuki, melihat semua kandidat yang sudah muncul hari ini adalah kader-kader terbaik. “Baik Pak Saifullah Yusuf, ada Ibu Khofifah, ada Pak La Nyala Mattaliti, semua adalah kader terbaik," ungkapnya.

Dan sampai hari ini posisi kandidat relatif sama. Belum ada yang terlalu dominan. Partai pimpinan Zulkifli Hasan ini pun lantas memilih berhati-hati dalam menentukan sikap. Mengingat semua bakal calon memiliki peluang sama. Menurutnya, PAN Jatim punya pengalaman. "PAN Jatim sebelum membuat keputusan soal siapa yang didukung, selalu berkonsultasi dengan banyak pihak. Khususnya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyah Jatim, para kyai, dan tokoh masyarakat di Jatim. Dan untuk Pilkada 2019, hal itu akan tetap kami lakukan.” tandasnya. (bae/nur)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia