Kamis, 26 Apr 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Kelapa Melimpah di Pulau Bawean

Diolah Menjadi Minyak Goreng, Harganya Lebih tinggi

Selasa, 12 Dec 2017 11:01 | editor : Aries Wahyudianto

Warga mengupas kelapa. Jumlahnya yang melimpah membuat harganya sangat murah bila tak diolah terlebih dahulu.

Murah : Warga mengupas kelapa. Jumlahnya yang melimpah membuat harganya sangat murah bila tak diolah terlebih dahulu. (Dok/Radar Gresik)

Pulau Bawean kaya dengan pohon kelapa. Jumlahnya yang banyak membuat harganya pun rendah. Tapi warga punya cara agar ada nilai tambah.

Abdul Basith/wartawan Radar Bawean

Pohon kelapa di Pulau Bawean menjamur disetiap kampung. Hampir disetiap tempat pohon kepala berdiri dengan kokoh, tinggi dengan pelepah yang rindang serta buahnya yang banyak. 

Dengan begitu, buah kelapa memiliki potensi untuk dikelola dengan baik oleh wargnya. Hanya saja selama ini sulit melakukan pemasaran. Sehingga potesi alam di Pulau Bawean, umumnya dikonsumsi oleh warga Bawean sendiri, tanpa ada pemasaran ke daerah luar. 

Menurut Rustam warga desa Lebak, harga kelapa sangat murah, nyaris tidak berharga bila dijual. Warga yang kreatif

Mengolahnya menjadi minyak kelapa. Dengan begitu ada nilai tambah. “Hasilnya dijual ke pasar dengan kemasan botol," ujarnya. 

Salah satu produk olahan itu minyak goreng, kemudian hasilnya dijual ke pasar dengan kemasan botolan. Sayangnya, sampai saat ini produk ini belum ada yang meliriknya untuk didistribusikan ke luar pulau. Setidaknya ada pihak yang membeli kelapa dari Bawean. (*/rtn)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia