Sabtu, 20 Jan 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Evakuasi Crane Tunggu Crane Daya Angkat 100 Ton, kerugian Capai 1.5 M

Senin, 11 Dec 2017 21:46 | editor : Abdul Rozack

TKP: Polisi memeriksa mobil crane yang terangkat hingga vertikal di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya.

TKP: Polisi memeriksa mobil crane yang terangkat hingga vertikal di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya. (ISTIMEWA)

SURABAYA-Hingga saat ini, mobil crane yang terangkat hingga vertikal di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) Surabaya ini masih belum dievakuasi. Polisi dari Polsek Wonocolo terus berkordinasi dengan pihak operator crane dan pengembang.

Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurtjahjo mengatakan hingga saat ini crane masih belum dievakuasi. Pihak operator akan menghadirkan mobil crane dengan daya angkat kapasitas 100 ton. "Dalam waktu beberapa hari mobil crane itu akan dievakuasi karena memang mobil pengangkut itu belum datang," ungkapnya, Minggu (10/12).

Polisi sempat mengamankan Mahmud, operator crane, dan Totok teknisi crane. Keterangan keduanya diperlukan untuk mengatahui penyebab crane terangkat hingga vertikal. "Kami juga meminta keteranganan dari Bambang Sri Lukman, pimpinan proyek dari PT Surya Saeana Sentosa yang beralamat di Jalan Pondok Mutiara Blok O," ungkapnya.

Kejadiannya berawal lengan boom mesin crane menikuk ke bawah terjungkal mengenai pohon di sekitar mess kantor proyek. Untuk mengantisipasi mobil pindah posisi, pihak kampus dan polisi dari Polsek Wonocolo memasang garis polisi. Ini dilakukan  untuk mengantisipasi agar tidak ada orang yang masuk ke lokasi mobil crane tersebut.

"Kami memasang garis polisi karena Senin (hari ini, Red)ada aktivitas di kampus," terang Budi.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai Rp 1,5 miliar. "Mobil crane itu akan memindahkan tower crane dengan berat beban 7 ton dari lantai 2, namun karena tidak kuat crane terjatuh," ucap Budi. (sar/no)

(sb/sar/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia