Kamis, 14 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal
Libatkan 2.719 Personel

Operasi Sikat II Semeru Digelar 11-20 Desember 2017

Kamis, 07 Dec 2017 16:45 | editor : Abdul Rozack

ilustrasi: Dokumen foto operasi zebra 2017

HASIL UNGKAP: Para pelaku kejahatan hasil tangkapan Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya di Operasi Sikat Semeru 2017 (Dokumen Radar Surabaya)

SURABAYA-Untuk mengantisipasi segala tindak kriminalitas yang mungkin terjadi akhir tahun, Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar Operasi Sikat II Semeru 2017. Operasi ini melibatkan 2.719 personel yang terdiri dari 217 personel Polda Jatim dan 2.502 personel Polres Jajaran.

Ribuan personel itu terdiri dari fungsi Reserse, Sabhara, lalu lintas, propam dan bidang Teknologi Informasi (TI) sebagai pendukung.

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan, operasi ini akan digelar serentak mulai Senin 11 Desember hingga 20 Desember 2017.

“Operasi akan digelar selama 10 hari. Sasarannya semua potensi gangguan keamanan, ketertiban ambang gangguan maupun gangguan nyata di Jawa Timur,” ujar Barung di Humas Polda Jatim Rabu (6/12).

Dijelaskan Barung gangguan nyata itu termasuk pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di seluruh wilayah Jawa Timur.

“Selain orang, benda, kegiatan jual beli. Target operasi ini adalah tempat perbelanjaan, perbankan, dan tempat yang berpotensi menimbulkan gangguan,” ungkap perwira menengah dengan tiga melati di pundak itu.

Menurut Barung salah satu tempat yang juga akan menjadi target operasi adalah tempat hiburan atau wisata. Biasanya di akhir tahun semua tempat wisata akan ramai dikunjungi masyarakat yang berlibur.

Untuk menjamin keamanan para pengunjung maka personel akan diturunkan baik untuk pengaturan lalu lintas maupung pengamanan lokasi wisata.

“Mendekati Natal dan tahun baru Polda Jatim juga akan melakukan pengamanan penuh terhadap obyek vital,” ungkapnya.

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu berharap bahwa operasi ini berjalan lancar dan dapat mengurangi angka kriminalitas atau gangguan kemanan di wilayah Jawa Timur. Terutama  menjelang datangnya Natal dan tahun baru.(rus/no)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia