Senin, 11 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Persebaya Harap Liga 1 Lebih Profesional Kelola Jadwal

Rabu, 06 Dec 2017 20:52 | editor : Abdul Rozack

Manajer Persebaya, Chairul Basalamah.

Manajer Persebaya, Chairul Basalamah. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Surabaya -  Persebaya Surabaya berharap operator Liga 1 nanti bisa menggelar kompetisi lebih baik dibandingkan saat Skuad Green Force melakoni Liga 2, terutama soal jadwal pertandingan. Persebaya mengalami situasi kurang menguntungkan pada saat babak delapan besar. 

"Kami (pernah) terkena penundaan jadwal berkali-kali. Kami juga (pernah) tidak mendapat kejelasan (jadwal) berkali-kali. Harapan kami, hal itu tidak terjadi kembali. Karena sponsor yang lihat pun pasti akan bertanya kepada kami mengapa itu terjadi," ungkap manajer Persebaya, Chairul Basalamah.

Babak delapan besar Liga 2 bisa dibilang menjadi ujian terberat Persebaya pada musim 2017. Selain mengalami penundaan selama berminggu-minggu, Persebaya juga mengalami pemindahan venue mulai dari Bekasi, Cikarang, hingga akhirnya bermain di Bandung.

"Kalau mau sehat, maka konsistensi dalam menyelenggarakan liga seperti jadwal, perizinan keamanan, jangan sampai konyol. Kemarin di Bandung lebih konyol lagi. Jelang pertandingan selalu deg-degan. Dapat izin atau tidak dari aparat keamanan, sepertinya kehadiran Bonek selalu jadi kambing hitam," tambah Abud, sapaan Chairul Basalamah. 

Persebaya juga berharap PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai operator serta PSSI bersinergi dengan pihak kepolisian. Utamanya terkait masalah izin pertandinan. Persebaya berharap apa yang terjadi pada babak delapan besar Liga 2 di Cikarang tak terulang di Liga 1 2018 nanti.

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia