Minggu, 17 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Features
Hari Armada RI ke 72

Pengawal Samudera, Perekat Nusantara

Rabu, 06 Dec 2017 06:05 | editor : Abdul Rozack

PANUTAN: Usai demontrasi dan peragaan personel TNI AL membopong KSAL Laksamana TNI Ade Supandi sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan.

PANUTAN: Usai demontrasi dan peragaan personel TNI AL membopong KSAL Laksamana TNI Ade Supandi sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Peringatan ulang tahun Armada Republik Indonesia (RI) ke 72 di dermaga Ujung Koarmatim, Surabaya, Selasa (5/12) berlangsung meriah. Selain upacara, ada juga lomba yel yel dan parade devile pasukan TNI AL, aksi terjun payung yang dilakukan oleh 12 pasukan kopaska dan taifib, serta demonstrasi paduan suara gabungan Prajurit TNI AL, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Ibu-ibu Jalasenastri. 

Anggun Angkawijaya/Radar Surabaya

Kemerihaan Hari Armada terlihat sejak pagi hari. Pasukan yang siap tampil terlihat telah siapa diposisinya. Selain ratusan personil dikerahkan, acara juga diisi dengan demo Genderang Suling Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), serta demo Fly Pass dari unsur udara Puspenerbal dan diakhiri dengan Defile Pasukan Upacara.

Perayaan ulang tahun yang bertemakan “Armada Republik Indonesia Ksatria Pengawal Samudera dan Perekat Nusantara” ini diikuti oleh pasukan dari delapan Batalyon. Diantaranya adalah Yon Bintara dan Tamtama Koarmatim, Yon Bintara dan Tamtama Koarmabar, Yon Bintara dan Tamtama Pangkalan, Yon 1 Marinir dan Yon 2 Marinir. 

Hadir juga sebagai undangan para mantan Kasal, mantan Panglima Armada RI, Para pejabat utama Mabes TNI dan Mabes TNI Angkatan Laut, Pemimpin Kotama TNI, Pangdam V Brawijaya, serta para Atase Pertahanan negara sahabat.

Selain itu ada juga tujuh Kompi dari Kompi Taruna AAL, Kompi Pomal, Kompi Gabungan Kopaska, Satsel dan Dislambair, Kompi Gabungan Puspenerbal, Kompi Kowal, dan Kompi Gabungan Perwira, serta Kompi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Lomba yel yel dan parade pasukan mengawali perayaan kali ini. Setelah itu dilanjutkan dengan upacara peringatan yang dipimpin oleh  Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi.

Dalam amanatnya Kasal mengatakan bahwa, berbagai permasalahan yang sedemikian kompleks bukanlah suatu hambatan, namun merupakan tantangan yang harus kita hadapi bersama guna mengamankan kepentingan nasional. 

“Melihat tantangan tugas TNI AL tersebut, pemerintah menyadari akan pentingnya kebutuhan alutsista berteknologi modern dan memiliki daya tangkal yang tinggi. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah terus berupaya membangun kekuatan pertahanan maritim sebagai salah satu pilar Poros Maritim Dunia guna mewujudkan stabilitas keamanan nasional maupun regional,” kata Laksamana TNI Ade Supandi, kemarin.

Perwira tinggi dengan empat bintang di pundaknya ini menambahkan bahwa Hari Armada hendaknya menjadi momentum bagi TNI Angkatan Laut untuk membangun kemampuan armada TNI Angkatan Laut. Dengan memedomani kebijakan dasar pembangunan TNI Angkatan Laut menuju kekuatan pokok minimum sebagai dokumen pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut.

Kasal juga menyampaikan untuk mewujudkan TNI AL yang handal dan disegani serta berkelas dunia, diperlukan pembangunan komponen SSAT yang diikuti dengan peningkatan profesionalisme prajurit, perbaikan manajemen logistik dan mekanisme pemeliharaan alutsista, serta validasi organisasi dengan mengedepankan keterpaduan matra laut dalam kerangka trimatra terpadu TNI. 

Dalam kesempatan kali ini Kasal juga melakukan penyematan tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan kepada prajurit TNI AL. Mereka adalah Mayor (Laut) Bambang Hartono, Kapten (Laut) Ektronika Kusnan, Serma EKL Muamar Khadafi dan Sertu PDK Yusuf Kurniawan. 

Selain itu Kasal juga memberikan Piagam kepada KRI teladan dan Lanal Teladan. Lanal Bangka Belitung terpilih menjadi peringkat satu, kemudian disusul Lanal Cilacap dan berikutnya Lanal Tanjung Balai Asahan. Sedangkan Kapal Republik Indonesia (KRI) terbaik diraih KRI Sultan Hassanudin, kedua KRI Banjarmasin, ketiga KRI Pulau Rus, dan ke empat KRI Spica. 

Yang ditunggu tunggu oleh peserta upacara adalah pengumuman juara yel yel dan parade. Terpilih sebagai yel yel terbaik adalah Brigade 3 Batalyon 2, juara dua Brigade 5 Batalyon 1 dan juara tiga adalah Brigade 4 Batalyon 2. 

Untuk lomba juara parade devile dimenangkan oleh Brigade 5 Batalyon 1, juara dua Brigade 3 Batlyon 1, juara tiga Brigade 4 Batlyon 1 dan juara empat Brigade 3 Batalyon 2. Pemenang masing masing lomba mendapatkan hadiah berupa uang sebesar Rp 100 juta, Rp 75 juta, Rp 50 juta dan Rp 25 juta. (*/rud) 

(sb/ang/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia