Kamis, 14 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo
Targetnya Pengemudi yang Istirahat

Gasak Isi Mobil di SPBU Balongbendo

Rabu, 06 Dec 2017 08:00 | editor : Lambertus Hurek

LICIN: Tersangka Fuad diamankan di Polsek Balongbendo.

LICIN: Tersangka Fuad diamankan di Polsek Balongbendo. (dok)

Fuad, 29, ditahan di Polsek Balongbendo. Warga Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, ini mencuri tas milik pengemudi yang tertidur di SPBU Balongbendo, Jumat (1/12) dini hari. Tersangka bersama temannya R (buron) membawa lari sebuah tas berisi uang Rp 2,5 juta, sebuah laptop dan ponsel serta surat-surat berharga. 

Fuad ditangkap di rumah mertuanya di Lamongan. Sementara tas hasil curian ditemukan di pinggir sungai di kawasan Stadion Bung Tomo, Surabaya.

Kejadian bermula ketika korban tertidur di SPBU Balongbendo. Seluruh kaca mobil dibuka oleh korban. Tersangka Fuad dan temannya R, yang datang mengendarai mobil, berhenti di samping mobil korban. "Dari kamera CCTV terlihat tersangka dan temannya beberapa kali mencoba membangunkan korban. Setelah yakin korban tertidur pulas, mereka mengambil tas milik korban dan kabur," kata Kapolsek Balongbendo Kompol Sutriswoko, Selasa (5/12).

Mendapat laporan dari korban, polisi bergegas mencari pelaku lewat petunjuk CCTV dan bukti lainnya. Diketahui mobil tersebut milik sebuah rental di Buduran. Polisi ke sana dan melihat GPS yang terpasang di mobil tersebut. "Dari situ, kami mendapat petunjuk jika posisi mobil sewaan tersebut berada di Lamongan. Kami menuju ke sana dan menangkap tersangka Fuad di rumah mertuanya," tuturnya.

Tersangka Fuad mengaku tas itu sudah dibuang di dekat Gelora Bung Tomo Surabaya. Polisi akhirnya menemukan tas tersebut di pinggir sungai. Isinya tabungan, kartu ATM, kartu kredit, dan surat berharga lainnya. "Uang, laptop, dan HP milik korban dibawa oleh R," jelasnya.

Diduga, R sebagai otak pencurian tersebut. Mereka sudah tiga kali melakukan pencurian dengan modus mencari korban yang tertidur pulas di mobil.  Sebelumnya pelaku menyasar sopir truk yang biasa istirahat di SPBU. "Biasanya hanya dapat Rp 200-300 ribu. Kami masih mengejar tersangka R ini," urainya. (gun/rek) 

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia