Sabtu, 16 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Gresik
BPJS Kesehatan Cabang Gresik

Pelayanan Peserta JKN-KIS Lebih Mudah

Senin, 04 Dec 2017 16:44 | editor : Aries Wahyudianto

Wadir Yandik RSUD Ibnu Sina, Harita Khasun (kiri) dan Kabid Yandik Wiwik Tri Rahayuningsih.

Wadir Yandik RSUD Ibnu Sina, Harita Khasun (kiri) dan Kabid Yandik Wiwik Tri Rahayuningsih. (Esti/Radar Gresik)

RSUD Ibnu Sina Gresik memiliki fasilitas baik untuk peserta BPJS Kesehatan. Wakil Direktur Bidang Medik RSUD Ibnu Sina Gresik Harita Khasun menjelaskan, 80 persen pasien di RSUD Ibnu Sina merupakan peserta JKN-KIS. 

Dikatakan, sejak Maret 2017, pihaknya membuka pendaftaran terpadu. Ini untuk mempermudah akses peserta. Sebab, lokasinya ada di depan bagi pasien dengan disabilitas dan keterbatasan fisik. "Jadi pasien JKN-KIS tak harus mengantri sejak pagi lagi,” terang Harita.

Sebelumnya, pasien JKN-KIS sulit mengakses karena berada di belakang. Pasien JKN-KIS yang memiliki penyakit menular bisa langsung ke poli. Termasuk pasien disabilitas.

Diakui, yang berobat dan mendapat rujukan, diarahkan untuk penggunaan BPJS Kesehatan. Untuk sinergi dengan BPJS Kesehatan, pihaknya memasang berbagai pamflet dan banner petunjuk prosedur pendaftaran dan alur memanfaatkan JKN-KIS. Setiap pendaftaran, selau dipastikan terkait status kepesertaan mereka, agar bisa dilayani dengan JKN-KIS.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Ibnu Sina Gresik Wiwik Tri Rahayuningsih menyatakan, perbedaan pasien hanya terletak pada status medisnya. “Peserta JKN-KIS mendapat pelayanan yang baik, karena system gotong royong, tak ada beban biaya dan mudah prosedurnya,” terang Wiwik.

Ditegaskan, status rawat inap bagi pasien BPJS Kesehatan sudah langsung dilayani. Ini sesuai Permenkes RI 28 tentang pedoman pelaksanaan program JKN.

Terpisah, Staf Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Raden Patria Danu mengapresiasi peningkatan pelayanan oleh fasilitas terhadapat peserta JKN-KIS. "Saat ini hampir semua pasien yang berobat di fasilitas kesehatan menggunakan JKN-KIS, hal itu direspon baik oleh fasilitas kesehatan untuk terus meningkatkan layanan kepada peserta JKN-KIS", imbuh patria. (est/ris)

(sb/est/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia