Minggu, 17 Dec 2017
radarsurabaya
icon-featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Sopir Taksi Online Dibunuh

Amankan 4 Pengorder Terakhir, 1 Terindikasi Pelaku Pembunuh Sopir Grab

Kamis, 30 Nov 2017 22:14 | editor : Abdul Rozack

SEMASA HIDUP: Ali Ghufron.

SEMASA HIDUP: Ali Ghufron. (ISTIMEWA)

SURABAYA-Polres Bangkalan menangkap empat orang penumpang yang dicurigai terkait pembunuhan Ali Ghufron, 23, sopir Grab asal warga Kedinding Lor Gang Kemuning 7, Kenjeran, Surabaya. Lantaran, empat orang yang diamankan di mapolres itu yang mengorder terakhir sebelum korban ditemukan tewas di sawah di Desa Pangolangan, Kecamatan Burneh, Bangkalan.  

Kapolres Bangkalan AKBP Anisullah M Ridha mengatakan polisi mengamankan empat orang dan sudah mengantongi beberapa barang bukti untuk menetapkan tersangka. "Sudah kami periksa saksi-saksi dan melihat order yang masuk terakhir kalinya," ujarnya, Kamis (30/11).

Anis menambahkan empat orang itu merupakan orang yang terakhir kali menggunakan aplikasi online Grab melakukan order ke korban."Satu orang yang terindikasi tersangka," ungkapnya.

Menurut Anis mengenai motif pelaku membunuh mahasiswa semester 7 Fakultas Tarbiyah STAI Taswirul Afkar Surabaya ini, polisi masih menyelidikinya."Karena sampai saat ini terduga tersangka tidak mau mengaku. Namun dugaan sementara ingin menguasi harta milik korban," ungkapnya. Memang pelaku tak hanya menggorok leher korban, namun juga membawa kabur dompet, handphone dan mobil Avanza milik korban.

Seperti diberitakan, rencana pernikahan Ali Ghufron, pernikahan dengan Junita,22, tahun depan, akhirnya kandas. Setelah Ali Ghufron menjadi korban pembunuhan yang ditemukan di persawahan, Desa Pangolangan, Kecamatan Burneh, Kecamatan Bangkalan, Senin (27/11).

(sb/sar/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia