Minggu, 17 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Bidik Suara Non-Parpol, Paslon Independen Ramaikan Pilgub

Sabtu, 25 Nov 2017 11:16 | editor : Wijayanto

Bidik Suara Non-Parpol, Paslon Independen Ramaikan Pilgub

SURABAYA – Pasangan calon independen bakal meramaikan pemilihan Calon Gubernur Jatim dan Calon Wakil Gubernur Jatim. Pasangan independen ini yakni Sigit Prawoso dan Bambang Purwadi. Mereka optimis bisa memenuhi persyaratan dukungan calon independen 2 juta lebih. 

Sigit mengatakan, saat ini pihaknya bersama dengan komunitas Tikus Pithi-Tikus Pithi Hanoto Baris Mbangun Gapuro Projo sedang memfinalisasi persiapan. Disebutkannya bahwa sebenarnya pencalonannya tersebut bukanlah tanpa persiapan. Dia bersama komunitas dalam naungan Yayasan Surya Nusantara telah menyiapkan sejak dua tahun lalu. 

"Hari-hari ini kami sedang finalisasi, mudah-mudahan tembus kuotanya," ujar Sigit, Jumat (24/11).

Perlu diketahui, mengacu pada jumlah DPT di Pemilihan Presiden 2014 lalu, yakni sebanyak 30.963.078 jiwa. Dengan syarat dukungan minimal untuk mendaftar sebagai bakal pasangan calon dari jalur independen sebanyak 6,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sehingga syarat dukungan minimal yang harus dipenuhi calon independen sebanyak 2.012.601 jiwa yang dibuktikan dengan fotokopi KTP, Sigit dan Bambang mengaku sudah mengetahui syarat tersebut. Bahkan sejak awal Agustus lalu mereka berkunjung ke Kantor KPU didampingi 200 orang pendukungnya, untuk audiensi syarat pencalonan jalur perseorangan.

"Kami juga sudah siapkan visi dan misi untuk melakukan tatanan Jatim yang lebih baik. Dalam arti, orang bilang di Indonesia ini, uwong jawa ilang jawane. Sehingga, perubahan secara total dalam tatanan pemerintahan itu akan kami lakukan," tegasnya. 

Dikatakannya, Komunitas Tikus Pithi-Tikus Pithi Hanoto Baris Mbangun Gapuro Projo se-Indonesia yang berbasis di Kabupaten Tuban, Jawa Timur itu telah melakukan banyak kegiatan pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang ekonomi dan sosial.

Sigit mengaku, tidak gentar dengan dua pasangan calon yang sudah mendaftar, Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Pengalaman pilkada di beberapa kabupaten/kota yang diikutinya.

Baginya, setiap kali muncul calon independen, tingkat kehadiran masyarakat untuk memilih menjadi meningkat. Hasil perolehan suara pasangan Independen pun, menurutnya, selalu bagus.

"Apakah ini berarti masyarakat ingin suatu perubahan baru? Bukan dengan partai politik, tapi masyarakat ingin memilih sendiri calonnya sehingga bisa menjalankan pemerintahan dengan baik bersama-sama mereka. Saya sangat yakin sekali," bebernya. 

Sebelumnya, Muhammad Arbayanto Komisioner KPU Provinsi Jatim Divisi Hukum dan SDM mengatakan, tim bakal paslon Sigit dan Bambang sudah meminta username dan password untuk login ke Sistem Informasi Pencalonan Pilkada 2018 (Silon).

Selain itu, tim bakal paslon perseorangan ini menyatakan, akan menyerahkan dokumen hard copy dukungan pasangan calon perseorangan (independen) pada hari terakhir penyerahan, yakni 26 November siang, pukul 12.00 WIB.

KPU Provinsi Jatim pun menyiapkan personel gabungan, tidak hanya dari internal KPU Jatim yang berjumlah 40 orang, tapi juga dukungan dua orang anggota KPU dari masing-masing KPU di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Sehingga pada hari penyerahan dokumen syarat dukungan minimal pada 26 November mendatang, KPU Provinsi Jatim akan diperkuat dengan 116 orang tim.Arbayanto optimistis, dengan tim sejumlah itu penghitungan syarat dukungan sebanyak lebih dari dua juta dokumen bisa dilakukan dalam waktu tidak lebih dari dua hari hingga 28 November mendatang. (bae/rud)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia