Rabu, 13 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Sidoarjo

Lima Mahasiswa Asing Belajar Masak di SMA Islam Parlaungan, Berbek

Jumat, 24 Nov 2017 09:00 | editor : Lambertus Hurek

Jean Baptiste Verstraete asal Prancis belajar masak di Waru.

Jean Baptiste Verstraete asal Prancis belajar masak di Waru. (Andy Satria/Radar Surabaya)

Meriah dan antusias. Itulah yang ditunjukkan siswa-siswi SMA Islam Parlaungan, Desa Berbek, Kecamatan Waru, Kamis (23/11) pagi, saat menyambut lima mahasiswa asing. Kegiatan untuk menyambut Hari Guru Nasional (HGN) ini diisi dengan lomba memasak makanan dan kue tradisional khas Jawa Timur seperti pecel, lontong balap, gado-gado, putu ayu, klepon, hingga terang bulan.

Kelima mahasiswa asing itu Hee Jae Park (Korea Selatan), Jia Yang (Korea Selatan), Jean Baptiste Verstraete (Prancis), Gineba A. Durano (Filipina), dan David Relex (Brunei Darussalam). "Saya sangat senang berada di sini. Selain bertemu dengan siswa-siswi yang ramah, saya juga belajar memasak kue putu ayu. Cara membuatnya ternyata mudah,” ungkap mahasiswi asal Dankook University tersebut.

Senada dengan Jia Yang, Jean Baptiste mengungkapkan apresiasinya kepada siswa-siswi SMA Islam Parlaungan. Mahasiswa asal Prancis ini antusias belajar membuat klepon. "Bikin klepon itu saya rasa tidak sulit. Rasanya sangat lezat,” ujar Jean.

Kepala SMA Islam Parlaungan Slamet, S.Si mengatakan, selain menjadi wadah untuk mempererat komunikasi dengan guru, anak-anak didiknya dapat melatih keterampilan berbahasa melalui pengenalan makanan tradisional kepada mahasiswa asing. "Kami berusaha memberi stimulus kepada anak-anak untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari di kelas,” tutur Slamet. (mif/rek)

 

(sb/mif/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia