Selasa, 21 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Sportainment

Lawan PSIS Semarang, Persebaya Manfaatkan Kecepatan Pemain Sayap

Rabu, 15 Nov 2017 02:27 | editor : Abdul Rozack

FOKUS: Latihan Tim Persebaya jelang menghadapi PSIS Semarang di laga perdana babak delapan besar grup Y.

FOKUS: Latihan Tim Persebaya jelang menghadapi PSIS Semarang di laga perdana babak delapan besar grup Y. (Official Persebaya)

Bandung - Diwarnai dengan tidak kepastian jadwal pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pemain Persebaya tetap fokus untuk menghadapi PSIS Semarang pada laga perdana babak delapan besar grup Y Liga 2, Rabu (15/11). 

Mental Rendi Irwan dan kawan-kawan memang sempat terganggu dengan penundaan pertandingan mulai dari Bekasi dipindah ke Cikarang, hingga kemudian diputuskan bermain di Bandung. 

Namun skuad Green Force bertekad tetap memberikan yang terbaik saat menghadapi PSIS Semarang. Sepanjang 2017 ini kedua kesebelasan sudah pernah bertemu dua kali dalam laga ujicoba. PSIS menang 1-0 ketika bermain di Semarang, sementara Persebaya menang 1-0 ketika bermain di Surabaya. 

Hasil ini memang tidak bisa dijadikan acuan karena ini laga ujicoba, apalagi pada saat itu pelatih Persebaya bukan Angel Alfredo Vera melainkan Iwan Setiawan. Tapi berkaca dari dua laga ini, Alfredo Vera tampaknya harus berpikir bahwa lawan Laskar Mahesa Jenar ini, Persebaya harus benar-benar menguasai lini tengah agar serangan bisa lebih mengalir dan pertahanan lebih mudah diorganisasi. 

"Persebaya harus memanfaatkan winger-winger nya yang memiliki kecepatan, dari materi pemain Persebaya unggul di tengah. Ini harus benar-benar dimanfaatkan Persebaya untuk mendobrak barisan pertahanan Semarang," jelas Muhammad Zein Alhadad, mantan striker timnas Indonesia, Selasa (14/11).

Sementara itu dari kubu PSIS Semarang, pelatih Subangkit tidak kalah optimistisnya bisa mengimbangi Persebaya. "Kami tahu jika Persebaya merupakan tim bagus. Mereka juga punya materi pemain yang kuat di segala lini," ujar Subangkit, Selasa (14/11).

Pelatih berusia 57 tahun ini mengatakan di antara lini yang ada, dirinya menganggap sayap Persebaya begitu mematikan.

Dari hal itulah, timnya harus mewaspadai kecepatan sayap Persebaya jika ingin membawa poin di pertandingan perdana babak delapan  besar hari ini. "Posisi winger mereka bagus. Saya rasa kami harus lebih mewaspadai itu," tutup dia.(sam/rak)

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia