Selasa, 21 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Asyik Ngopi di Warkop, Pelaku Curanmor Dibekuk

Rabu, 15 Nov 2017 08:20 | editor : Abdul Rozack

AMPUN PAK: Tersangka Faisal Eka Putra (tengah) menutupi wajahnya saat diamankan di Mapolsek Tandes

AMPUN PAK: Tersangka Faisal Eka Putra (tengah) menutupi wajahnya saat diamankan di Mapolsek Tandes (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Usaha Tim Anti Bandit Polsek Tandes dalam memburu pelaku pencurian kendaraan motor milik Joni Setiawan, 28, warga Dusun Mojo Margo, Sawahan, Nganjuk yang tinggal di Jalan Balongsari Krajan Gang 1 RT 02 RW 07, Balongsari, Tandes, Surabaya membuahkan hasil.

Tim yang identik dengan baju merah itu membekuk Faisal Eka Putra, 27, warga Jalan Lempung Indah nomor 15, Kelurahan Lontar Sambikerep di warung kopi depan SD Raden Patah, Tandes Sabtu (11/11). Akibat perbuatannya mencuri motor, kini tersangka harus pasrah menikamati dinginnya lantasi sel jeruji besi Mapolsek Tandes.

Informasinya kasus pencurian Honda Beat dengan nomor polisi AG 6332 UA milik korban terjadi Jumat (10/11) yang lalu. Saat itu awalnya korban sudah memarkir motor di halaman parkis kos dalam kondisi sudah dikunci setir. 

Sebenarnya di halaman parkir kos tidak hanya motor korban saja. Namun juga ada lima motor lebih yang di parkir di halaman kos milik Pak Budi itu. Hanya saja pelaku nampaknya sudah mengincar Honda Beat milik korban.

“Tersangka melakukan pencurian Jumat (10/11) sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku beraksi dengan dua rekannya yang kini masih buron,”kata Kapolsek Tandes, Komisaris Polisi (Kompol) Sofwan, Selasa (14/11).

Sofwan menjelaskan aksi pelaku sangat licin. Karena hanya sepuluh menit pelaku berhasil membawa kabur motor dengan menggunakan kunci T. Namun sayang, aksi pelaku berhasil ditangkap oleh kamera Circuid Close Television (CCTV) yang di pasang di halaman kos.

Merasa menjadi korban pencurian kemudian pagi harinya korban langsung melaporkan kasus itu ke Mapolsek Tandes. Menindaklanjuti hal itu polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mempelajari rekaman CCTV.

“Berbekal rekaman CCTV yang menangkap wajah pelaku, kami bisa mengantongi identitas. Kemudian kami lakukan pengejaran, dan benar ternyata pelaku Sabtu (11/11) sedang ngopi di warung kawasan SD Raden Patah,”ujar Sofwan kepada Radar Surabaya.

Tak hanya itu, Sofwan menuturkan bahwa saat itu pelaku sebenarnya minum kopi bersama satu rekannya lagi yang ikut terlibat. Namun karena lebih cepat, satu rekan Faisal berhasil melarikan diri.

“Faisal kami bekuk dan barang bukti motor juga kami temukan di warung itu,”ungkapnya.

Masih menurut Sofwan, rencananya motor tersebut akan dijual kepada salah satu teman Faisal. Namun karena keburu ketahuan polisi akhirnya motor pun gagal dijual.

Sementara itu menurut pengakuannya tersangka Faisal baru dua kali melakukan aksi pencurian sepeda motor. “Baru dua kali mas. Pertama di kawasan Lakarsantri dan yang kedua di Balongsari Krajan itu,”kata Faisal sembari menutupi wajahnya.

Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti sepeda motor Honda Beat dengan nopol AG 6332 UA milik korban dan satu buah kunci T. Atas perbuatannya, kini tersangka terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun kurungan penjara. (rus/rud)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia