Kamis, 23 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Operasi Zebra, Jumlah Kecelakaan Maut Turun di Sidoarjo

Selasa, 14 Nov 2017 16:03 | editor : Lambertus Hurek

IKUT KE LAPANGAN: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji (kedua kanan) didampingi Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya (ketiga kanan) saat memimpin razia di Jalan Cokronegoro, Senin (13/11).

IKUT KE LAPANGAN: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji (kedua kanan) didampingi Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya (ketiga kanan) saat memimpin razia di Jalan Cokronegoro, Senin (13/11). (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

Operasi Zebra Semeru 2017 dinilai efektif mencegah kecelakaan lalu lintas, terutama dalam hal jumlah kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Pada tahun 2016, kejadian kecelakaan mencapai 14 kasus dan tahun ini 15 kasus. Namun, ada penurunan jumlah vatalitas yakni pada 2016 lalu ada tujuh korban meninggal dunia, sementara tahun ini tercatat empat korban hingga hari ke-12 Operasi Zebra Semeru.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji mengatakan, penurunan jumlah vatalitas ini menjadi salah satu target Operasi Zebra Semeru. Operasi ini sendiri memiliki sasaran khusus, pasukan khusus, dan anggaran khusus untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat saat berkendara di jalan. 

“Menurunnya angka vatalitas ini menjadi salah satu target diselenggarakannya operasi ini,” katanya.

Penurunan tersebut juga diimbangi oleh meningkatnya jumlah penindakan lalu lintas. Dibandingkan tahun lalu, peningkatannya tidak tanggung-tanggung mencapai 400 persen. Pada 2016, tercatat 3.751 penindakan, sementara tahun ini hingga hari ke-12 tercatat 16.870 tilang dilakukan. 

Ini diharapkan menjadi salah satu poin berkurangnya angka vatalitas di jalan yang melibatkan kendaraan bermotor. “Kami berharap pengendara lebih tertib berlalu lintas agar selamat dalam perjalanan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sidoarjo Franki Efendi mengatakan, pihaknya mendukung penuh operasi yang dilaksanakan oleh Satlantas Polresta Sidoarjo ini. “Saya berharap operasi ini terus menerus dilakukan agar pengendara bisa lebih tertib di jalan,” katanya.

Ia menambahkan tingginya angka kecelakaan dikarenakan perilaku berkendara mereka yang kurang tertib. Ia berharap dengan penindakan ini bisa mengurangi angka kecelakaan dan memberikan efek jera kepada masyarakat. “Agar bisa memahami bagaimana berkendara yang sesuai standarisasi yang baik,” jelasnya. (gun/jee) 

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia