Kamis, 23 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Satu Pejabat Mulai Daftar Jadi Sekda Sidoarjo

Selasa, 14 Nov 2017 15:32 | editor : Lambertus Hurek

Sri Witarsih

Sri Witarsih (DOK)

Meski sudah dibuka sejak 1 November lalu, pendaftaran seleksi Sekda dan JPT Pratama masih sepi peminat. Padahal besok (15/11) pendaftaran tersebut ditutup. Namun hingga Senin (13/11), sudah ada tiga orang yang daftar.

Anggota panitia seleksi (pansel) Sri Witarsih mengatakan, tiga orang itu sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke pansel. Satu orang mendaftar jabatan Sekda. Sedangkan dua orang lain mendaftar menjadi kepala dinas. 

“Berkas pendaftaran ketiganya juga baru masuk kemarin,” katanya.

Namun Sri enggan menyebutkan nama tiga orang yang sudah mendaftar tersebut. Nama-nama itu akan diumumkan ketika seleksi persyaratan administrasi sudah selesi. "Tunggu saja, nanti akan diumumkan," lanjut dia.

Di sisi lain, di sisa dua hari ini, kemungkinan pendaftar bakal bertambah. Salah satu pejabat eselon II yang bisa mendaftar jadi Sekda, Zaini mengaku dirinya akan mendaftar. Namun hingga kemarin Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) ini belum menyerahkan berkas. "Masih disiapkan," katanya.

Senada dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo Dwijo Prawito. Dia mengaku juga sedang menyiapkan persyaratannya. Hanya saja, Dwijo enggan menyebutkan kapan akan mendaftar. "Belum tahu, nanti dilihat dulu saja," tuturnya.

Sedangkan untuk seleksi JPT Pratama sudah ada beberapa nama yang siap mendaftar. Baik dari kalangan pelaksana tugas (Plt) atau bukan. Seperti Plt Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Reddy Kusuma, Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Djoko Supriyadi, dan Plt Asisten Tata Pemerintahan Heri Soesanto.

Reddy dan Djoko sudah menyiapkan berkasnya. Reddy akan mengambil surat persetujuan Sekda hari ini. Sedangkan hari ini Djoko baru akan mengajukan surat persetujuan tersebut. Sementara itu, Heri sudah menerima surat persetujuan Sekda, namun dirinya masih menyiapkan persyaratan administrasi lainnya, yakni riwayat pekerjaan yang harus dilengkapi dengan nomor SK, tanggal, dan dibuat oleh siapa. "Masih dicari-cari berkasnya," pungkasnya. (nis/jee)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia