Jumat, 24 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Korban Penjambretan di Benowo Dilarikan Ke Rumah Sakit

Selasa, 14 Nov 2017 08:20 | editor : Abdul Rozack

Grafis Korban Penjambretan di Benowo

Grafis Korban Penjambretan di Benowo (Grafis: Gilang)

SURABAYA-Pelaku penjambretan terus gentayangan dan nekat beraksi. Korban terbaru kali ini adalah Endang Purwanti, 43, warga Perum Griya Karya Sumput Asri Blok CV Nomor 29, Driyorejo, Gresik. Dia harus kehilangan tas berisi uang Rp 1 juta, HP merk Oppo, kartu identitas, dan STNK sepeda motor. 

Dia menjadi korban penjambretan di Jalan Raya Sememi, Benowo Minggu (12/11) sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak hanya kehilangan surat dan barang berharga, korban juga harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka pergeseran engsel lengan kiri karena terjatuh pada saat dijambret.

Perampasan terjadi saat korban baru saja bertamu ke rumah temannya yang bernama Nana di kawasan Perum Western Village Pondok Benowo. Waktu sudah menunjukkan pukul 16.50 WIB, kemudian korban bergegas pulang dengan mengendarai motor Suzuki Smash bernopol L 2776 GL. 

Sebenarnya korban dan Nana sudah berjalan beriringan di Jalan Sememi Benowo. Korban berada di belakang, sedangkan Nana di depan mengendarai Honda Vario. “Sejak masuk Jalan Sememi di kawasan perumahan, saya lihat dari spion korban sudah dibuntuti dua orang menggunakan motor Yamaha Vixion,” kata Nana, yang juga saksi Senin (13/11).

Awalnya dia tidak mencurigai kedua pria tersebut. Tiba-tiba dia dikejutkan teriakan korban, dan menengok ke belakang, korban sudah terjatuh setelah dipepet pelaku. “Karena tasnya dirampas, korban jatuh ke kiri. Spontan saya turun, menolong korban dan berteriak maling,” lanjutnya. Teriakan itu direspon warga sekitar langsung dan berusaha menolong korban. Hanya saja pelaku langsung ngebut ke arah Pakal. 

Akibat menderita pergeseran engsel lengan kiri dan lecet-lecet, korban dilarikan ke puskesmas Benowo, dan malamnya dirujuk ke rumah sakit Wiyung Sejahtera. “Kemarin belum sempat lapor, rencana hari ini. Karena masih menunggu kesehatan korban pulih,” ungkapnya

Kapolsek Benowo Kompol Machmud saat dikonfirmasi terkait aksi perampasan itu mengaku belum menerima laporan. Namun pihaknya sudah mendengar kabar itu. “Kami harap korban segera melapor, supaya bisa ditindaklanjuti anggota,” ujar Macmud saat dikonfirmasi kemarin petang. (rus/rif)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia