Jumat, 24 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Peduli UKM, Jasa Raharja Cabang Jatim Salurkan Bantuan Rp 1,26 Miliar

Selasa, 14 Nov 2017 10:00 | editor : Abdul Rozack

PRODUK UNGGULAN: Budi Hari Prasetiyo (kanan) meninjau stan UKM mitra binaan Jasa Raharga dalam ajang Pemeran Produk Unggulan  Khas Daerah dan Investas

PRODUK UNGGULAN: Budi Hari Prasetiyo (kanan) meninjau stan UKM mitra binaan Jasa Raharga dalam ajang Pemeran Produk Unggulan Khas Daerah dan Investasi ( PUKD) 2017 yang digelar di City of Tomorrow pada 9-12 November 2017. (Dokumen Radar Surabaya)

SURABAYA-PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur tidak hanya berkewajiban untuk memberi santunan kepada korban kecelakaan saja. Tetapi juga dituntut untuk peduli terhadap Usaha Kecil dan  Menengah (UKM). Kepedulian ini ditunjukkan dengan menggandeng 52 UKM di Jawa Timur sebagai mitra binaannya.

Budi Hari Prasetiyo, Kepala Sub Bagian Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Jasa Raharja Cabang Jatim, mengatakan PKBL Jasa Raharja Cabang  Jatim pada periode Januari-Oktober  2017 telah  membina 52 UKM yang tersebar di Jatim. Sampai Oktober 2017 telah menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,26 mliliar.

UKM Binaan Jasa Raharja bergerak dalam bidang usaha industri,  jasa, perikanan, dan  perdagangan. Jasa Raharja Jatim  melalui PKBL tidak hanya menyalurkan bantuan saja, namun juga turut ambil bagian dalam mempromosikan produk dari UKM mitra binaannya.  Seperti yang dilakukan  terhadap mitra binaan Batik Jonegoro yang tergabung dalam Dewan Kerajinan Nasional  Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bojonegoro dan pengusaha kerajinan kulit dari Tanggulangin Sidoarjo.

Mitra binaan tersebut diikutsertakan dalam event Pemeran Produk Unggulan  Khas Daerah dan Investasi ( PUKD) 2017  yang di gelar di City of Tumorrow pada 9-12 November yang lalu. Pameran yang di gelar rutin setiap tahun ini, sebagai salah upaya untuk  meningkatkan dan membangkitkan  semangat nasionalisme serta cinta terhadap produk-produk dalam negeri. Sekaligus mendukung program pemerintah, yaitu Gerakan Cinta 100 persen Produk Indonesia.

Sementara itu, Moh. Evert Yulianto, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Jatim mengatakan, Jasa Raharja membina 16  pengusaha dan perajin Batik Jonegoroan. “Batik Jonegoroan mempunyai potensi besar untuk berkembang. Begitu pula di daerah Tanggulangin yang terkenal dengan wisata belanja kerajinan kulit.  Dengan mengikutsertakan ajang ini berharap dapat dikenal lebih luas lagi,” beber  Ervert.             

Menurutnya, meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan oleh industri kecil dan menengah merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Dengan semakin ketatnya persaingan dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonommi ASEAN (MEA), industry kecil dan menengah dituntut  terus untuk mengembangkan budaya lokal yang dapat dijadikan  produk unggulan (yad/hen)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia