Selasa, 21 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Partai Pengusung Khofifah Masih Tarik Ulur

Senin, 13 Nov 2017 15:58 | editor : Wijayanto

RELAWAN KHOFIFAH: Ratusan pemuda menggelar deklarasi dukungan kepada Bacagub Jatim Khofifah Indar Parawansa, di halaman Ponpes Amanatul Ummah Surabaya, Minggu (12/11).

RELAWAN KHOFIFAH: Ratusan pemuda menggelar deklarasi dukungan kepada Bacagub Jatim Khofifah Indar Parawansa, di halaman Ponpes Amanatul Ummah Surabaya, Minggu (12/11). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Rencana deklarasi wakil dari bakal calon gubernur (bacagub) Khofifah Indar Parawansa tampaknya harus tertunda. Pasalnya, masih terjadi tarik ulur antara partai politik (parpol) siapa yang bisa mewakili mereka menjadi pendamping menteri sosial tersebut. 

“Soal wakil itu saya harus prihatin. Saya prihatin dan nangis setiap malam. Ya Allah semoga segera dapat kepastian. Dari sisi apa. Dari sisi bahwa yang bersangkutan harus diusung oleh partai pengusung. Sehingga semua bisa legowo,” ujar juru bicara Tim Sembilan KH Asep Saifuddin Chalim, Minggu (12/11).

Pengasuh pondok pesantren (ponpes) Amanatul Ummah ini menegaskan, untuk sekarang semua nama bakal pendamping Khofifah ini sedang digodok. Hanya saja kapan akan diumumkan, Asep belum bisa memastikan. Dia mengungkapkan dideklarasikan dipastikan pada bulan ini. “Pasti secepatnya,” ungkapnya. 

Di lain kesempatan, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dirinya tidak punya hak mengumumkan dua nama yang disebut-sebut sebagai wakilnya di Pilgub Jatim. “Memang sudah mengerucut dua nama,” kata Khofifah. Dan itu juga sudah dikomunikasikan serta telah dimusyawarahkan dengan partai pengusung. 

Ketua Umum PP Muslimat NU ini pun berharap, mudah-mudahan dalam waktu dekat semua parpol sudah mufakat bulat soal siapa yang akan menemaninya di Pilgub 2018. Sehingga bisa secepatnya bisa dideklarasikan kepada publik. 

Sebelumnya, Anggota Tim sembilan KH Solahudin Wahid mengatakan saat ini Khofifah terus berunding dengan partai politik pengusungnya. Dia berharap secepatnya sudah keluar siapa nama yang bakal menjadi wakil menteri sosial tersebut. “Kalau bisa sebelum tanggal itu (13 November,Red). Saya pikir dalam beberapa hari lagi (bisa dipublish, Red),” kata Gus Solah. Tampaknya rencana tersebut masih harus menunggu lagi.

Di hari yang sama, tepatnya di Ponpes Amanatul Ummah sejumlah pemuda membentuk relawan Khofifah yang diberi nama Sahabat Khofifah. KH Asep Saifuddin Chalim selaku tim pendukung Khofifah mengatakan, acara seperti yang digelar saat ini adalah tahapan awal untuk memulai langkah-langkah kordinasi dari sahabat khofifah.  “Ini atas ide dan keinginan mereka,” kata Asep. (bae/no)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia