Selasa, 21 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Events Sidoarjo
Launching Sidoarjo Peduli Sungai

Bupati Sidoarjo Pimpin Bersih-Bersih Sungai Pelayaran

Sabtu, 11 Nov 2017 09:20 | editor : Lambertus Hurek

Bupati Sidoarjo Pimpin Bersih-Bersih Sungai Pelayaran

KOTA-Program Sidoarjo Peduli Sungai (SPS) bakal start dimulai hari ini (11/11). Program milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) ini akan dilaunching bersamaan dengan Sekolah Sungai yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo. 

Launching akan dilaksanakan di kampus Universitas Maarif Hasim Latif (UMAHA), Desa Tawangsari, Kecamatan Taman. Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang akan melaunching dua program ini. Bupati juga sekaligus memimpin ribuan sukarelawan untuk melakukan gerakan bersih-bersih Sungai Pelayaran di Desa Tawangsari.

Kepala DPUPR Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, dalam launching program SPS, ada sekitar dua ribu masyarakat yang menjadi sukarelawan akan hadir. Mereka akan diberikan sosialisasi mengenai kebersihan sungai dan sekaligus nyemplung untuk bersih-bersih sungai. 

Ia menjelaskan, dalam launching program itu nantinya bupati akan ikut turun langsung membersihkan sampah. “Diharapkan dengan program ini, kita bisa mencegah dampak membuang sampah ke sungai,” ujarnya.

Menurut Sigit, program SPS ini merupakan salah satu cara sosialisasi yang efektif kepada masyarakat. Sebab masyarakat dilibatkan langsung dalam pembersihan sungai. “Dengan begitu, diharapkan kesadaran mereka untuk menjaga kebersihan sungai bisa meningkat,” tambahnya.

Setelah launching, nantinya akan ada roadshow di tujuh kecamatan lain di Sidoarjo. Dalam roadshow tersebut akan ada pula tujuh sungai yang dibersihkan secara bergotong royong. Pihaknya juga akan memasang jaring sungai di perbatasan desa. "Sehingga desa bisa bertanggung jawab atas sampahnya masing-masing," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito mengatakan, program Sekolah Sungai merupakan upaya untuk mengantisipasi bencana, terutama banjir. Masyarakat terutama yang tinggal di bantaran sungai diedukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai. 

Dikatakan, penyebab banjir selama ini adalah menumpuknya sampah di sungai sehingga aliran air tidak lancar. “Volume daya tampung sungai sedikit sehingga air meluber ke jalan," jabarnya. (nis/jee) 

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia