Jumat, 24 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Heboh, Mobil Berhenti Mendadak, Pengemudinya Ternyata Meninggal

Jumat, 10 Nov 2017 20:12 | editor : Lambertus Hurek

DIDUGA SAKIT: Polisi melakukan identifikasi terhadap jenazah Petrus Munandar yang meninggal dunia dengan posisi masih duduk di belakang kemudi.

DIDUGA SAKIT: Polisi melakukan identifikasi terhadap jenazah Petrus Munandar yang meninggal dunia dengan posisi masih duduk di belakang kemudi. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SIDOARJO)

WARU-Sebuah mobil Isuzu Panther nomor polisi L 1496 ZL tiba-tiba berhenti di Jalan Raya S Parman, Kecamatan Waru, Jumat (10/10) sekitar pukul 08.30. Pengemudinya ada di dalam, tapi tidak melakukan apa-apa. Setelah diperiksa, ternyata pengemudi tersebut meninggal dunia.

Pengemudi tersebut adalah Petrus Munandar, 64, warga Jalan Girilaya X, Kelurahan Banyuurip, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Saat kejadian, di dalam mobil ada Tjio Ertin, 70, warga Mojoklangru Wetan, Surabaya, yang merupakan pemilik mobil, sedangkan Petrus adalah sopir. “Keduanya baru saja mengantarkan cucu Tjio Ertin sekolah di Singapore National Academy di kawasan Pepelegi,” kata Kanitreskrim Polsek Waru Iptu Untoro.

Ia mengungkapkan saat dimintai keterangan, Tjio Ertin masih syok. Ia tidak menyangka Petrus Munandar meninggal mendadak di dalam mobil. Bahkan saat kejadian, posisi mobil juga sedang berjalan.

“Tetapi saat itu korban mengambil lajur kiri,” lanjut Iptu Untoro.

Informasinya, Petrus bersama Tjio Ertin mengantarkan cucunya Tjio sekolah. Saat hendak pulang, tepatnya di Jalan Raya S Parman, Petrus melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba di depan minimarket di jalan tersebut, mobil berhenti. Petrus dikira pingsan. 

Warga dan beberapa pengguna jalan lantas mendorong mobil ke pinggir dan memberitahu polisi yang saat itu mengatur lalu lintas. “Saat kami datangi ternyata korban sudah meninggal dunia masih di belakang kemudi,” jelasnya.

Di dalam mobil tersebut tercium bau minyak kayu putih. Diduga korban memang sudah merasa tidak enak badan. Tim identifikasi juga mengamankan minyak angin di dalam mobil tersebut dan beberapa obat-obatan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit. 

Iptu Untoro menambahkan jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Ini dilakukan untuk pemeriksaan terhadap penyebab kematiannya. (gun/jee) 

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia