Selasa, 21 Nov 2017
radarsurabaya
icon-featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Eks Satpol PP Jual Istri di Facebook, Suami Juga Temani Tamu Threesome

Senin, 16 Oct 2017 21:32 | editor : Abdul Rozack

Eks Satpol PP Jual Istri di Facebook

TERSANGKA TRAFIKING: Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela (dua dari kiri) menginterogasi Ardhi Cahyo Sudarmo yang tega menjual istrinya sendiri. Bukti percakapan tersangka Ardhi Cahyo Sudarmo (Pa’ Adhi) dengan istrinya (SATRIA NUGRAHA / RADAR SURABAYA)

Surabaya - Sebagai kepala rumah tangga, perbuatan Ardhi Cahyo Sudarmo, 27, cukup keterlaluan. Pria yang tinggal di Jalan Pulosari III, Kelurahan Gunungsari, Surabaya, ini tega menjual istrinya sendiri berinisial ID, 25. Parahnya, selain mencarikan pelanggan yang bisa membayar untuk meniduri istrinya, pecatan Satpol PP Kota Surabaya ini juga mau menemani pelanggan jika ada yang ingin melakukan aksi seks bertiga (threesome) dengan istrinya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Leonard Sinambela menjelaskan bahwa penangkapan terhadap Ardhi dilakukan pada Rabu (11/10) lalu. Polisi berhasil membongkar bisnis prostitusi yang dijalankan Ardhi setelah mengamati sejumlah akun grup yang ada di facebook (fb).

“Kami mendapati sebuah grup bernama ‘Siapa yang minat dengan pasutri khusus area Surabaya dan Sidoarjo.’ Dari salah satu postingan tersebut, ada tersangka yang menawarkan seorang wanita yang ternyata tak lain adalah istrinya sendiri,” ungkap Leonard, Senin (16/10).

“Kemudian pada Selasa (10/10), kami mendapatkan informasi jika ada seorang pelanggan yang menghubungi Ardhi dan menyatakan berminat untuk kencan dengan istrinya,” lanjut Leo. 

Informasi tersebut lantas dikembangkan hingga diketahui jika lokasi yang digunakan untuk berkencan adalah rumah Ardhi di kawasan Gunungsari. Mendapati hal itu, pihaknya lantas melakukan pengintaian hingga berhasil menggerebek rumah Ardhi. “Saat itu, kami mendapati korban (ID, istri Ardhi, Red) sedang melayani tamu di kamar. Sedangkan tersangka menunggu di ruang tamu,” terang Leo. 

Lebih jauh, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000 ini menjelaskan bahwa ada beberapa fakta miris dari pengungkapan kasus prostitusi tersebut. Sebab selain mencarikan pelanggan untuk istrinya, Ardhi juga menyaksikan bahkan menemani jika ada pelanggan yang berhubungan dengan istrinya dalam aksi threesome. 

“Jadi jika pelanggan menginginkan threesome, maka tersangka ini akan ikut menemani. Itu yang membuat miris dari kasus ini,” terangnya. Selain itu, terungkap jika aksi Ardhi menjerumuskan istrinya sendiri itu sudah dilakukan sejak tahun 2015, atau sudah tiga tahun yang lalu. 

(sb/yua/jek/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia