Jumat, 24 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Istri Diminta Main ke Mertua, Donjuan Nonton Bokep Bareng 3 Pembantu

Minggu, 15 Oct 2017 06:05 | editor : Abdul Rozack

Grafis donjuan nobar bokeb

Grafis donjuan nobar bokeb (Grafis: Fajar)

Warga kelurahan Tandes, sebut saja namanya Donjuan, 43, punya perawakan kalem. Sikapnya juga alim. Ia bekerja di perbankan syariah, tapi juga punya bisnis kecil-kecilan. Baru-baru ini ia tepergok nonton film porno dengan pembantunya yang  sudah berumur 65 tahun.

Umi Hany Akasah-Wartawan Radar Surabaya

Majikan dan tiga pembantunya punya hobi mirip. Jika akhir pekan, mereka menonton film beradegan panas. Biasanya, sang istri, Karin, 39 selalu diminta main ke rumah orang tuanya di Pakal. Di situlah, Donjuan dan para pembantunya mulai beraksi.

"Sumpah enggak nyangka. Lha wong suami juga kayaknya orang baik-baik, kok Pembantu juga ikut aku bertahun-tahun. Kok bisa jadi seperti ini. Aku pastinya juga enggak percaya sampai sekarang," kata Karin di sela-sela sidang gugatan cerainya di Pengadilan Agama (PA), Klas 1A Surabaya, Kamis (12/10).

Bersama pengacaranya, Karin mengaku tidak gentar untuk berpisah, meski saat ini ia akui tidak punya pemasukan sama sekali. Sejak ia mengajukan gugatan cerai, Donjuan memintanya untuk kembali ke rumah orang tuanya. Karin awalnya menolak karena rumah itu juga haknya. Sebab, rumah magrong-magrong itu dibeli saat mereka menikah. Namun, ia tak kuasa karena ketiga pembantunya juga turut mengusir dari rumahnya. "Dua pembantuku itu dua laki dan satu wanita. Aku juga enggak nyangka, wong pembantu umurnya juga sudah expired. Tapi, ya kok bisa kelakuannya seperti itu," keluhnya lagi.

Karin menceritakan awal mula sampai ia bisa memergoki suami dan para pembantunya menonton adegan panas. "Saya itu biasanya nginep di rumah orang tua kalau weekend. Tapi, Sabtu-Minggu itu aku pulang. Orang tuaku lagi nglayat ke Malang. Enggak nyangkalah pastinya. Pas buka kamar, kok mereka berempat nonton film sambil rokokan. Yang pembantu wedok juga rokokan. Wis pokoke pemandangan sing aneh," kata ibu satu anak itu. 

Karin sungguh hanya bisa geleng-geleng. Apalagi, selama ini ia melihat pembantunya adalah sosok baik. Salah satunya, dulu adalah bekas pembantu orang tuanya.  "Dulu sama bapakku disuruh jaga tambak. Satunya jadi kasir di warung ibuku. Sekarang ikut aku, buat jaga tokoku juga. Satunya suruh bersih- bersih. Sekarang kok mereka kayak gitu," paparnya.

Sampai sekarang, Karin tidak mengetahui bagaimana asal muasal suami dan pembantunya jadi hobi nonton film porno berjamaah. "Belum ada yang ngaku. Mereka sudah enggak di rumah lagi. Suami juga tutup mulut," kata Karin. 

Namun, dari pengetahuan anaknya, ayah dan tiga pembantunya memang sering nonton film di kamar. "Aku juga enggak ngerti, anak kan juga sering ikut aku ke rumah utinya," pungkas Karin.

(sb/han/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia