Minggu, 22 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Sidoarjo

Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon

Jumat, 13 Oct 2017 11:11 | editor : Lambertus Hurek

TRADISI: H. Kasum, tokoh masyarakat (pakai jas hitam),  Kepala  Dusun Telocor Baidowi (tengah), dan Hadi Purwanto, Kasi  Pemerintahan  Desa Kedungpandan, Jabon.

TRADISI: H. Kasum, tokoh masyarakat (pakai jas hitam), Kepala Dusun Telocor Baidowi (tengah), dan Hadi Purwanto, Kasi Pemerintahan Desa Kedungpandan, Jabon. (Sanusi/Radar Sidoarjo)

JABON - Masih dalam rangka Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1439 Hijriah, warga Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, menggegelar upacara larung saji, Kamis (12/10). Arak-arakan tumpengan dan hasil bumi dipusatkan di arena Wisata Bahari Telocor. 

Kepala Dusun Telocor Baidowi menjelaskan, tradisi larung saji ini setiap tahun dilaksanakan warga. Kegiatan tahun ini lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Larung saji itu sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas rezeki yang telah diberikan-Nya. Karena penduduk kami mayoritas berpenghasilan dari tambak dan laut, semoga mendapat rezeki yang melimpah serta diberikan kesehatan dan keselamatan," ungkapnya.

H. Kasum, tokoh masyarakat, menambahkan, pada intinya ritual larung saji ini sebagai sedekah agar diberikan keselamatan, keberkahan, serta bermanfaat bagi masyarakat. Terutama di sektor pertanian dan hasil ikan yang melimpah. "Alhamdulillah, larung saji berjalan lancar dan sukses," katanya.  

NGALAP BERKAH: Rombongan peserta larung saji diberangkatkan dari Dermaga Telocor, Jabon.

NGALAP BERKAH: Rombongan peserta larung saji diberangkatkan dari Dermaga Telocor, Jabon. (Sanusi/Radar Sidoarjo)

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia