Kamis, 14 Dec 2017
radarsurabaya
icon-featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Bayi Usia 5 Hari Dikerubungi Semut

Dibuang di Desa Bendrotretek, Prambon

Jumat, 13 Oct 2017 08:26 | editor : Lambertus Hurek

INTENSIF: Bayi yang ditemukan warga Desa Bendotretek mendapat perawatan di RSUD Sidoarjo, Kamis (12/10). Bayi perempuan tersebut diselimuti plastik untuk mencegah hypothermia karena berat badan bayi yang tidak sampai dua kilogram.

INTENSIF: Bayi yang ditemukan warga Desa Bendotretek mendapat perawatan di RSUD Sidoarjo, Kamis (12/10). Bayi perempuan tersebut diselimuti plastik untuk mencegah hypothermia karena berat badan bayi yang tidak sampai dua kilogram. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

PRAMBON-Warga Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon, Kamis (12/10) geger. Sekitar pukul 04.15, Kasban, 70, salah satu warga setempat, menemukan bayi yang diduga dibuang. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan, masih hidup dan diletakkan begitu saja di salah satu bangunan yang masih berupa pondasi di desa setempat. 

Kebetulan, Kasban ini bertempat tinggal tak jauh dari rumah setengah jadi tempat ditemukannya bayi itu. Saat itu ia sedang menyapu halaman rumah. Ketika hendak mengambil serok sampah, ia melihat ada buntalan kain di sekitar pondasi bangunan milik Sunyoto tersebut. Saat didekati ternyata di dalamnya berisi bayi dan dikerubungi semut.

“Saat itu saksi (Kasban, Red) langsung meminta bantuan tetangga lainnya untuk membantu mengambil bayi tersebut,” jelas Kapolsek Prambon AKP Isharyata.

Suntari, 49, salah satu warga yang lain langsung menuju lokasi dan mengambil bayi perempuan malang tersebut. Bayi yang diduga berusia sekitar lima hari ini dalam kondisi dikerubuti semut di wajah dan bagian tubuhnya yang lain. Warga yang berdatangan langsung membersihkan semut tersebut lalu memanggil bidan. 

“Kemudian bidan membawanya ke Puskesmas Prambon. Mereka ketakutan karena bayi dikerubungi semut. Warga takut bayinya mengalami luka,” terangnya.

Kini bayi tersebut telah dirawat di RSUD Sidoarjo. Kondisinya sehat. Dari tanda-tandanya, orang tua bayi ini sudah sempat merawat bayi tersebut. 

Mengenai indikasi mengapa bayi ini dibuang, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Polisi masih meminta keterangan saksi di lokasi kejadian yang kemungkinan mengetahui siapa pelaku yang menaruh bayi itu. 

“Saat ini penyelidikan masih kami laukan untuk mengetahui siapa orang tua bayi perempuan ini. Kami juga masih mencari kemungkinan bahwa orang tua bayi ada di sekitar desa tersebut,” jelas Isharyata. 

(sb/rek/rek/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia