Selasa, 17 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Diduga Buat Purel, Istri Siri Tagih Uang Kakak Malah Kena Bogem Suami

Jumat, 13 Oct 2017 09:05 | editor : Abdul Rozack

Grafis Istri Siri Tagih Uang Kakak

Grafis Istri Siri Tagih Uang Kakak (Grafis: Fajar)

SURABAYA-Dengan mata lebam, Nurdella Bella,28, mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (12/10). Kedatangan Wanita yang tinggal di Jalan Jetis Kulon 8, Surabaya tersebut untuk melaporkan Andik  Ilham, 30, warga Jalan Ketintang Baru Indah 19 yang tidak lain adalah suami sirinya. Laporan tersebut dipicu setelah Andik menganiaya Nurdella. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Surabaya, kasus penganiyaan yang dialami Nurdella terjadi pada Senin (9/10). Kasus tersebut berawal saat Nurdella menanyakan uang senilai Rp 18 juta milik kakaknya yang dipinjam oleh Andik. Uang tersebut merupakan uang yang seharusnya dibayarkan untuk asuransi selama setahun. 

Sebelumnya Andik mengatakan, akan mendaftarkan asuransi kakak korban. Bahkan hampir setiap bulan, Andik meminta uang premi kepada kakaknya. Andik mengaku jika pada September uang asuransi yang sudah dibayar hampir setahun tersebut akan cair. Namun kenyataan itu hanya alasan Andik saja. Uang pembayaran tersebut malah dibawa kabur. 

Mengetahui hal itu, Nurdella sebagai istri sirinya mencoba untuk mencari keberadaan Andik. Sebab beberapa kali dihubungi melalui telepon dan WA tak mendapat respons positif dari Andik. Kemudian Nurdella mendapatkan kabar jika Andik menyewa sebuah mobil untuk digunakan taksi online. 

Dari pemilik rental mobil tersebut, Nurdella mengetahui posisi suaminya yang hampir setiap minggu pergi ke Malang dan Mojokerto. Belakangan diketahui jika wanita yang memiliki usaha photo studio tersebut mengetahui jika Andik kecantol dengan purel yang bekerja di salah satu club malam di Surabaya. 

“Saya sempat memergokinya saat berada di Bratang,” ungkap Nurdella kepada penyidik. 

Hal itu semakin membuat Nurdella emosi, sebab ia menduga jika uang kakaknya digunakan Andik untuk bersenang-senang dengan wanita simpananya tersebut. Kemudian dia menagih uang kakaknya untuk segera dikembalikan. Namun hal itu memicu kemarahan Andik. “Dia menonjok mata kanan saya hingga bengkak,” jelasnya. Hal itu membuat Nurdella tidak terima, hingga melaporkannya ke unit PPA. 

Kanit PPA Satareskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, pihaknya masih memeriksa korban dan terlapor untuk mengetahui duduk perkaranya. 

“Sementara kami coba untuk mediasi dulu. Sebab keduanya juga masih suami istri meski hanya siri,” ungkap AKP Ruth.

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia