Selasa, 12 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Polisi Identifikasi Pelaku Curanmor Motor Sport

Kamis, 12 Oct 2017 16:56 | editor : Abdul Rozack

ilustras

Ilustrasi (net)

SURABAYA-Satreskrim Polrestabes Surabaya mulai menyelidiki kasus curanmor motor sport. Satu persatu lokasi pencurian motor sport tersebut didatangi. Dari keterengan sejumlah saksi dan data internal, pelaku pencurian motor sport bukan pelaku khusus, melainkan pelaku dengan wajah lama. 

Berdasarkan informasi Radar Surabaya, motor sport yang dicuri sudah menjadi pesanan penadah Madura hingga luar Jawa. Biasanya penadah juga mendapatkan order dari penadah lain untuk mencarikan motor yang dimaksud. Penadah tersebut meminta para pelaku curanmor yang biasa menjual motor curian di tempatnya untuk mencarikan motor pesanan tersebut. 

“Pelaku curanmor ini akan berlomba untuk mencari motor sport setelah mendapat pesanan. Ada ketertarikan tersendiri jika pelaku mendapatkan pesanan motor tersebut. Sebab, mereka akan mendapatkan harga dua kali lipat atas  hasil kerjanya,” jelas sumber internal kepolisian. 

Sebetulnya menjual motor sport tak mudah. Selain jumlahnya terbatas, harga motor sport yang cukup mahal dan ini menjadi kesulitan bagi penadah. Selain itu, risiko ditangkap cukup besar lantaran motor mudah dikenali. Sumber menambahkan jika jaringan penadah tidak dari Madura, melainkan luar jawa. Bahkan proses pengiriman dikakukan menggunakan jasa ekspedisi secara illegal. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela mengatakan pihaknya sudah mengidentifikasi sejumlah komplotan pelaku curanmor motor sport tersebut. Hanya saja, mereka bukanlah pelaku spesialis motor sport, melainkan pelaku curanmor umum. 

“Sudah teridentifikasi, semua merupakan wajah lama. Kami masih melakukan pengejaran dan mencari keberadaan pelaku,” ungkap AKBP Leonard. Dia juga menduga, jika mereka mengambil motor sport tersebut berdasarkan pesanan.

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia