Rabu, 13 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Sidoarjo

Atlet Panahan Raih Lima Perunggu

Kurang Fokus di Kejurda Junior

Kamis, 12 Oct 2017 09:04 | editor : Lambertus Hurek

LUMAYAN: Atlet panahan Sidoarjo (kanan) meraih medali perunggu kejurda junior di Surabaya.

LUMAYAN: Atlet panahan Sidoarjo (kanan) meraih medali perunggu kejurda junior di Surabaya. (ISTI/RADAR SIDOARJO)

KOTA-Atlet panahan Kabupaten Sidoarjo berhasil membawa pulang medali perunggu dalam Kejurda Junior Jatim di Surabaya. Tidak tanggung-tanggung, mereka menggondol lima medali. Meski begitu, masih ada beberapa evaluasi yang diberikan tim pelatih.

Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Sidoarjo Imam Jawahir mengatakan, total ada 23 atlet yang dikirim ke kejurda kemarin. Mereka terbagi dalam tiga kategori. Untuk compound ada 7 atlet, recurve 8 atlet, dan standar bow 8 atlet. Awalnya, target yang ditetapkan adalah medali emas. Namun, mendapat medali perunggu saja sudah bagus.

Imam mengakui, selama berlaga di kejurda, para atlet cenderung kurang fokus. Itu disebabkan persiapan yang kurang matang. "Sesi latihan terlalu sedikit, sehingga banyak atlet yang kehilangan fokus saat bertanding," ujarnya.

Dia melanjutkan, idealnya sebelum pertandingan setiap atlet harus berlatih setiap hari. Minimal lima kali dalam satu minggu. Namun, dalam kejurda tersebut persiapan hanya dilakukan dalam dua minggu. Yakni seminggu sebelum seleksi dan seminggu setelah seleksi.

Padahal, menurut Imam, dalam panahan, selain membutuhkan kekuatan otot juga membutuhkan fokus. Selain itu, atlet juga harus menyatu dengan peralatannya. Hal tersebut bisa dilakukan jika jam terbang latihannya cukup tinggi. "Kalau latihan hanya dua jam dalam sehari ya tentu nggak cukup," katanya. 

Hal ini nantinya yang akan menjadi evaluasi. Ke depan dalam persiapan porprov, jam latihan atlet akan ditambah. 

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia