Jumat, 15 Dec 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Keburu Ditangkap, Gagal Nyabu Bareng

Kamis, 12 Oct 2017 08:54 | editor : Lambertus Hurek

IKUT TERCIDUK: Tersangka Giantoro alias Kebo saat diperiksa penyidik Satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

IKUT TERCIDUK: Tersangka Giantoro alias Kebo saat diperiksa penyidik Satresnarkoba Polresta Sidoarjo. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SIDOARJO)

KOTA-Setelah menangkap tersangka Roni, dengan barang bukti 12,58 gram sabu-sabu, Satresnarkoba Polresta Sidoarjo mencokok Giantoro alias Kebo. Pria 24 tahun ini salah satu kurir sabu-sabu. Tersangka Kebo, warga Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, ditangkap saat hendak transaksi dengan tersangka Roni. 

Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengungkapkan, polisi mendapat informasi dari Roni jika sabu-sabu tersebut hendak dikirim kepada seseorang bernama Kebo. Saat itu juga polisi memancingnya dengan membiarkan Roni melakukan transaksi dengan Kebo. 

"Kami intai dari jauh dan tetap waspada jika sewaktu-waktu tersangka hendak melarikan diri," kata Kompol Sugeng, Rabu (11/10).

Setelah Giantoro alias Kebo datang, polisi langsung menyergapnya. Kemudian diamankan di Polresta Sidoarjo. Kedua pria ini ternyata sudah lama berteman. "Mereka biasa menggunakan sabu-sabu bareng. Sekaligus berbisnis sabu untuk keuntungan bersama," katanya.

Kepada polisi, tersangka Kebo mengaku memesan sabu atas suruhan temannya, Eko. Ia diminta membeli dua gram sabu-sabu pada Roni untuk digunakan bersama esoknya. Tersangka sendiri diminta mengambil barang lebih dulu. Uangnya bisa diserahkan kemudian. "Harga sabu-sabu dua gram itu Rp 2 juta," jelasnya.

Rencananya, sabu-sabu yang dibeli Eko ini akan digunakan bersama dengan Kebo dan Roni. "Tersangka ini mau membelikan karena diajak nyabu bareng. Ia juga merasa aman karena yang menjual temannya sendiri, tapi malah tertangkap," ungkap Kompol Sugeng.

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia