Senin, 23 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Suami Aniaya Istri Siri

Ditelepon Tak Diangkat, Dituduh Selingkuh

Kamis, 12 Oct 2017 08:31 | editor : Lambertus Hurek

TEGA : Tersangka Udin yang kini ditahan di Polsek Krembung

TEGA : Tersangka Udin yang kini ditahan di Polsek Krembung (GUNTUR IRIANTO/RADAR SIDOARJO)

KREMBUNG-Cemburu buta membuat Udin Nuryanto alias Kucing, 25, warga Dusun Awar-Awar Gunting RT 24 RW 12, Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung, membuatnya dijebloskan bui Polsek Krembung. Sebab, kecemburuannya ini membuatnya menganiaya Purwanti Ningsih, 25, yang merupakan istri sirinya. Masalahnya sepele, Udin menelepon istrinya ini tapi tidak diangkat.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi Rabu (4/10) sekitar pukul 23.00. Korban mengalami luka lebam di mata dan wajahnya akibat dipukul tersangka. Korban kemudian melaporkan suaminya ini ke Polsek Krembung keesokan harinya. “Lalu kami menangkap tersangka Kamis (5/10) lalu, namun kami sempat melakukan mediasi terlebih dulu sebelum akhirnya kasus tetap kami teruskan,” kata Kanitreskrim Polsek Krembung Ipda Sulasno, Selasa (11/10).

Kejadian tersebut berawal ketika korban tidur. Malam itu tersangka yang bekerja sebagai sopir datang langsung  membangunkannya. Ia juga membentak dan menanyakan kenapa saat ditelepon tidak diangkat. 

“Korban menjawab ponselnya baterainya habis, namun tersangka tidak terima dan menuduh korban selingkuh,” lanjutnya.

Tanpa sebab, tersangka tiba-tiba mengayunkan pukulan ke bagian wajah korban berkali-kali. Bahkan, pukulan juga mengarah ke mata korban hingga menyebabkan mata korban mengalami robek dan wajahnya lebam. Setelah puas memukul korban tersangka menganggap seolah tidak terjadi apa-apa, tetapi korban tidak terima dan melapor ke polisi.

Tak butuh waktu lama polisi melakukan penangkapan yang saat itu sedang berada di rumah. Tersangka sendiri terkejut saat dijemput polisi mempertanggungjawabkan penganiayaan yang dilakukannya. 

Tersangka mengaku khilaf. Ia mengatakan sedang emosi karena ia menelepon istrinya itu dan tidak diangkat. “Saya menyesal akhirnya jadi begini,” terangnya.

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia