Senin, 23 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Rp 59 M untuk Bangun Gedung Baru DPRD Surabaya

Kamis, 12 Oct 2017 07:00 | editor : Abdul Rozack

Gedung lama DPRD Surabaya

DIPERLUAS: Gedung lama DPRD Surabaya yang akan ditambah kapasitasnya dengan pembangu- nan gedung baru di sisi selatan. (SATRIA NUGRAHA / RADAR SURABAYA)

GEDUNG baru DPRD Kota Surabaya yang akan dibangun itu berdiri persis di area yang saat ini ditempati masjid DPRD Kota Surabaya. Anggaran gedung baru ini pun tak sedikit mencapai Rp 59 miliar yang bersumber dari APBD Surabaya. Pembangunan menggunakan konsep multiyears. Untuk tahun ini, sudah dianggarkan sebesar Rp 14 miliar dari APBD 2017.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa setelah ada pemenang perencana, pihaknya menyampaikan ke dewan tentang desainnya. Saat ini, pemkot sudah mulai melakukan lelang untuk proyek pembangunan gedung wakil rakyat itu. "Sekarang sudah tahu semuanya,” ujarnya, Rabu (11/10).

Tak hanya fokus pada lelang. Untuk pembangunan gedung DPRD yang baru ini, Eri menyampaikan bahwa perencanaan juga melibatkan Tim Cagar Budaya. Sebab berdasarkan sejarah, antara gedung DPRD dengan masjid terdapat selasar. Sementara pada zaman dahulu justru tidak ada. “Tapi, di lelang fisiknya sudah dihilangkan,” ungkapnya

Eri juga menyebutkan bahwa pada ruang antara gedung dewan dan masjid akan difungsikan sebagai tempat terbuka seperti zaman dahulu. Namun, di area tersebut akan dilengkapi dengan kursi-kursi dan air mancur. “Jadi kita kembalikan posisinya seperti zaman dahulu,” ujar Eri.

Sementara untuk area parkir, dia mengatakan akan tersedia di bagian bawah. Parkir akan dijadikan satu kompleks dengan basement gedung Balai Pemuda. Meski demikian, di gedung baru ini bisa juga ditambahkan basement untuk area khusus parkir. Sampai saat ini, desain terus dirancang oleh pihak pemkot, tim ahli, dan tim cagar budaya.

Jadi pada bagian bawah masih tetap akan difungsikan sebagai masjid seperti yang sudah ada sekarang ini. Sedangkan bagian atasnya ada ruang pertemuan. Lantas pada bagian atasnya lagi, Eri menyebutkan dapat digunakan untuk ruang komisi-komisi. "Yang jelas masih ada perubahan-perubahan lagi," tandasnya.

Dia menambahkan bahwa gedung dewan baru nanti akan dibangun tujuh lantai dengan anggaran sekitar Rp 59 miliar. Pembangunan gedung DPRD yang baru ini dilakukan karena kapasitas gedung lama yang sudah tak memenuhi syarat. Selain karena penambahan fraksi, juga karena kapasitas kinerja dewan yang meningkat.

(sb/jar/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia