Selasa, 17 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

Ainul Yaqin Tolak Jadi Pengurus Baru

Rabu, 11 Oct 2017 08:41 | editor : Lambertus Hurek

MINTA DICORET: Ainul Yaqin menunjukkan SK perubahan susunan pengurus DPD Partai Nasdem Sidoarjo.

MINTA DICORET: Ainul Yaqin menunjukkan SK perubahan susunan pengurus DPD Partai Nasdem Sidoarjo. (VEGA DWI ARISTA/RADAR SIDOARJO)

KOTA-Pergantian ketua dan pengurus DPD Nasdem Sidoarjo masih menimbulkan polemik. Salah satu kader DPD Nasdem Ainul Yaqin ‘berontak’ namanya dicatut kembali dalam kepengurusan. Dia mengancam akan menuntut DPD Nasdem Sidoarjo jika nantinya namanya masuk verifikasi kepengurusan di KPU. 

Dalam surat keputusan nomor 352-SK/DPP-NasDem/VIII/2017 tentang pengesahan perubahan susunan pengurus DPD Partai Nasdem Sidoarjo tertanggal 28 Agustus, Ainul Yaqin dimasukkan dalam posisi wakil ketua bidang pemilihan umum. Ainul mengaku tidak ada konfirmasi apapun dari pengurus baru. 

“Saya juga kaget ada pergantian ketua dan pengurus apalagi nama saya tetap masuk di SK perubahan pengurus itu,” kata Ainul saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo. 

Dia mengungkapkan tidak ada konfirmasi apapun dari ketua dan pengurus baru DPD Nasdem. Meski, saat jabatan ketua masih Ali Masykuri dirinya menjabat di posisi yang sama, kata dia, seharusnya ada konfirmasi ulang untuk mencantumkan namanya kembali. 

“Ini kan ketua baru dan ada beberapa pengurus baru. Saya tidak tahu tiba-tiba masuk lagi,” ujar warga Durungbeduk Kecamatan Candi ini. 

Menurutnya, secara aturan pengurus harus kulonuwun untuk meminta dirinya menduduki posisi yang sama dengan ketua yang baru. “Kok saya yang harus bertanya? Seharusnya pengurus baru ya berkomunikasi dulu,” tambah dia. 

Ainul mengancam akan menuntut DPD Nasdem Sidoarjo jika namanya tetap masuk di pengurusan. Dirinya meminta agar namanya dicoret. 

Sementara itu Ketua DPD Nasdem Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno mengaku Ainul Yaqin dimasukkan ke pengurus karena merupakan kader lama. Pembentukan pengurus tersebut memang didelegasikan ke pengurus lama. “Saya juga tidak tahu karena pembentukan pengurus saya mandatkan ke orang lama,” ucapnya. 

Mantan politisi Partai Demokrat ini menegaskan, nama Ainul Yaqin sudah diubah dan diajukan melalui DPW dan diserahkan ke DPP. Hingga saat ini surat perubahan tersebut sedang diproses. “Jika beliaunya (Ainul Yaqin) tidak bersedia ya diganti,” ujar mantan Ketua DPRD Sidoarjo ini. 

Dia menambahkan, Ainul Yaqin sudah diganti oleh kader Nasdem lainnya Lasmono. “Sudah diganti Lasmono. Yang nunjuk juga pengurus,” terangnya.

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia