Rabu, 18 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Istri Ketakutan Donjuan Suka Ngobrol dengan Koleksi Tulang Hewannya

Rabu, 11 Oct 2017 06:00 | editor : Abdul Rozack

pesugihan tulang hewan

pesugihan tulang hewan (Grafis: Fajar)

Percaya bahwa tulang dan segala pernak pernik satwa bisa menambah kekayaan, karena itu Donjuan, 33, selalu mencarinya untuk dipajang di kamar khususnya. Mulanya, sang istri, Karin, 32, membiarkannya. Namun lambat laun ia mulai takut karena suaminya mulai melakukan ritual untuk pesugihan.

Umi Hany Akasah-Wartawan Radar Surabaya

Dari penampilannya, Donjuan tampak ganteng dan parlente. Ia terlihat baik dan enggak neko neko. Para tetangga dan saudara Karin juga tidak menyangka ternyata Donjuan punya perilaku aneh.

"Kadang ketawa dan ngomong sendiri sama koleksi satwanya. Aku juga enek sebenarnya tapi diam karena enggak mau jadi janda muda. Sekarang sudah enggak betah," kata Karin di sela sela sidang gugatan cerainya di Pengadilan Agama (PA), klas 1A Surabaya, Selasa (10/10).

Bersama pengacaranya, guru matematika SMA itu mengaku sudah tidak mau lagi kembali ke pelukan suaminya. Meski si suami masih ingin hidup bersamanya. 

Sudah pacaran hampir 10 tahun, Karin tentu tak pernah menyangka kalau suaminya punya kegiatan unik dan menyeramkan. Bahkan, demi koleksi tulang hewan ia sering berburu ke hutan bersama teman-temannya.

"Sudah sering banget, aku sampai bingung. Kadangkala ia keluar beberapa hari dan enggak pulang," kata Karin.

Menurut ia, suaminya sudah terlalu lama berkecimpung dengan dunia seram dan menakutkan. Sejak menikah 2010, Donjuan sudah melakukan perburuan tulang hewan dengan tujuan pesugihan. "Awalnya aku enggak percaya, tapi aku kaget ketika masuk kamar belakang mertua, ya kayak gudang gitu kamarnya. Setelah aku lihat  lihat kok banyak tulang hewan. Tuh kalau aku laporkan polisi bisa lho, tapi ya masak istri buka aib suaminya. Jadinya aku biarin saja," kata wanita yang tinggal di Kertajaya itu.

Ia makin kesal karena suaminya kini malah melakukan ritual malam yang berimbas pada pesugihan. Sejak itu, lanjut Karin, ia merasakan kalau kondisi rumahnya mulai tidak nyaman. Karin pun sempat ingin keluar dari rumah mertuanya, namun tidak boleh oleh Donjuan dan mertuanya. Yang bikin kesal, si mertua juga mendukung kegiatan suaminya untuk ritual anehnya. 

"Kadang dikasih duit untuk ritual aneh-aneh juga sama mertua. Kalau berburu dengan temannya juga difasilitasi begitu," kata Karin. 

Puncaknya, Karin makin kesal gara-gara mertuanya turut marah saat ia bertengkar dengan suami karena urusan tradisi tersebut. Dia kesal sampai akhirnya minggat ke rumah orang tuanya.

Sementara Donjuan mengaku kalau dirinya tidak seburuk yang diceritakan istrinya. "Hanya koleksi saja, enggak seperti itu," kata dia. Namun, ia tidak memungkiri jika sejak kecil sudah mengoleksi barang satwa langka. "Suka aja, unik banget," kata dia.

(sb/han/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia