Senin, 25 Sep 2017
radarsurabaya
Sportainment
Jelang Indonesia vs Thailand

Waktu Istirahat Lebih Pendek, Timnas Waspadai Serangan Balik

Kamis, 14 Sep 2017 19:39 | editor : Abdul Rozack

FOKUS: Indonesia harus fokus, tidak boleh lengah saat menghadapi Thailand di semifinal.

FOKUS: Indonesia harus fokus, tidak boleh lengah saat menghadapi Thailand di semifinal. (IGKABARTIMNAS)

Yangon – Tim nasional Indonesia sebagai juara Grup B akan menantang Thailand dalam laga semifinal Piala AFF U-18 di Stadion Thuwanna, Yangon, Jumat (15/9). Kemenangan jadi harga mati yang harus dibidik oleh pasukan Garuda Nusantara. Jika kalah, maka mereka akan mengikuti jejak timnas U-23  yang gagal mewujudkan target juara SEA Games. 

Dalam turnamen ini sendiri PSSI mematok target setinggi-tingginya yakni mengulangi kesuksesan di turnamen Piala AFF U-19 2013 silam. Apalagi saat ini Garuda Muda dilatih dengan pelatih yang sama yakni Indra Sjafri.

Untuk mengalahkan Thailand sejatinya Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan memiliki modal yakni produktivitas gol yang sangat luar biasa. Selama di penyisihan Grup B mereka sukses menggelontorkan jumlah gol ke gawang lawan yang sangat luar biasa.

Total 19 gol mereka ciptakan dan beberapa pemain yang sudah mencetak gol lebih dari satu. Yakni Egy Maulana (6 gol), Muhammad Rafli (4 gol), serta Feby Eka Putra (3 gol). Hal itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membobol gawang Thailand. Tapi sekali lagi untuk membongkar pertahanan Gajah Putih perkara yang sulit mengingat mereka hanya kebobolan dua gol saja saat menjalani babak penyisihan Grup A.

Pasukan Indra Sjafri harus berkaca saat kekalahan 0-3 dari Vietnam. Bisa saja Thailand akan melakukan strategi serupa saat jumpa Indonesia. Bermodalkan serangan balik cepat serta pertahanan rapat jadi cara ampuh untuk mengalahkan Indonesia.

Memang bila dibandingkan lini depan Indonesia, Thailand hanya menjebol lawan lebih sedikit. Akan tetapi Indonesia selalu kesulitan menemui lawan yang tipikalnya sangat baik ketika organisasi pertahanan lawan sangat rapat.

“Terkait lawan antara Malaysia atau Thailand kita juga sudah siap melawan siapa saja. Yang jelas tim ini masih ada kekurangan dan kita terus perbaiki. Kami akan menjalani satu kali latihan jelang laga semifinal hari Jumat. Recovery pemain jadi perhatian kami karena jeda istirahat hanya satu hari. Kami harap pemain tetap fokus demi asa meraih juara Piala AFF U18 ini,” ujar Indra Sjafri.

Pada semifinal nanti, Egy  menjadi andalan Indra Sjafri untuk membongkar pertahanan lawan. Saat ini ia selalu tampil starter di empat laga yang dijalani Indonesia. Total ia sudah mencetak enam gol. 

Namun ketajaman Egy tidak muncul ketika Indonesia bertemu lawan setimpal seperti Vietnam kala itu. Maka dari itu lawan Thailand jadi ajang pembuktian apakah Egy memang predator di mulut gawang lawan.

Indonesia baru satu kali menang dalam lima pertemuan head to head bersama Thailand di Piala AFF U-19 (1 menang, empat kalah). Kemenangan tersebut diraih melalui hattrick Evan Dimas pada 2013.

Selain itu, Thailand pun mendapat keuntungan waktu istirahat lebih panjang mengingat laga terakhirnya bersama Malaysia digelar Selasa (12/9). Sementara Indonesia hanya memiliki waktu satu hari untuk istirahat.

Karena itu bermain dengan tempo menjadi strategi utama bagi Tim Merah Putih, bila mereka tidak ingin kehabisan bensin saat menghadapi Thailand. (pps/rak)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia