Kamis, 21 Sep 2017
radarsurabaya
Hukum & Kriminal

Kepergok Korban, 2 Bocah Pencuri Motor di Surabaya Dimassa

Rabu, 13 Sep 2017 19:03 | editor : Abdul Rozack

MEMAR: Aksi berani dan tolol yang dilakukan Surya (kiri) berbuah penjara lantaran gagal menggasak motor curian.

MEMAR: Aksi berani dan tolol yang dilakukan Surya (kiri) berbuah penjara lantaran gagal menggasak motor curian. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Kawanan bandit rupanya berhasil melakukan regenerasi. Ini bisa ditandai dengan makin tingginya pelaku kejahatan di usia remaja. Seperti penangkapan bandit di wilayah hukum Polsek Gayungan yang berhasil menyeret dua remaja pelaku Pencuri Motor di Surabaya.

Kedua bandit itu adalah Surya, 18, warga Jalan Gubeng Klingsingan dan R, 15, warga Jalan Gubeng Masjid Surabaya. Keduanya dikandangkan polisi setelah tertangkap basah hendak mencuri Honda Vario warna hitam bernopol L 3602 KK, milik Tulus Setiawan, warga Jalan Jemur Gayungan Gang 1, Minggu (10/9). 

Kedua tersangka mengendarai Suzuki Shogun bernopol L 2835 FI celingak-celinguk untuk mencari sasaran. Setelah berhasil menemukan sasaran, keduanya menuntun sepeda motor korban yang posisi terakhir terparkir di depan rumah,” kata Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Iptu Philips R Lopung, Selasa (12/9).

Philips menambahkan posisi Surya sebagai joki, dan berniat membawa kabur motor dengan cara mendorong menggunakan kaki. Belum sempat membawa kabur, aksi kedua Pencuri Motor di Surabayaini dipergoki korban yansg langsung berteriak maling. 

“Teriakan itu direspon warga dengan mengejar sampai menghajar begitu keduanya tertangkap,” lanjut. Usai mendapat laporan adanya aksi pencurian itu, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk menjemput dua bandit remaja Pencuri Motor di Surabaya yang sudah babak belur. Kepada polisi keduanya mengaku baru sekali melakukan pencurian sepeda motor. 

Dari penangkapan itu polisi menyita barang bukti dua unit sepeda motor, Honda Vario warna hitam milik korban dan Suzuki Shogun milik tersangka. “Tersangka bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumanya maksimal tujuh tahun kurungan penjara,” pungkasnya.

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia