Minggu, 24 Sep 2017
radarsurabaya
Gresik

Soal Perpanjangan Run Way, Dirjen Tunggu Rekom Pemda

Rabu, 13 Sep 2017 09:52 | editor : Aries Wahyudianto

Pembahasan Khusus : H Samwil ketika bertemu dengan sejumlah pejabat di direktorat perhubungan udara kementerian perhubungan RI.

Pembahasan Khusus : H Samwil ketika bertemu dengan sejumlah pejabat di direktorat perhubungan udara kementerian perhubungan RI. (BASITH/Radar Gresik)

Bawean - Rencana perpanjangan run way Bandara Harun Thohir yang berjalan ditemat akhirnya diketahui penyebabnya. Ternyata hingga saat ini baik pemerintah provinsi Jawa Timur dan Pemda Gresik belum menyodorkan rekomendasi terkait pembabasan lahan. Ini diketahuo setelah Komisi D DPRD Jawa Timur menemui dirjen perhubungan udara di Jakarta.

H. Samwil anggota DPRD Provinsi Jawa Timur mengatakan pembahasan perpanjangan run way Bandara Harun Thohir dibahas khusus dalam pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Udara di Jakarta.

Hasilnya sampai saat ini dirjen perhubungan udara masih menunggu rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Gresik dan Provinsi Jawa Timur mengenai lahan yang akan dijadikan perpanjangan run way Bandara Harun Thohir dari 950 meter jadi 1.400 meter. "Wewenang untuk pembebasan lahan tugasnya pemerintah daerah, bukan kewenangan pemerintah pusat,"katanya.

Sampai saat ini belum ada rekomendasi yang masuk ke pusat, padahal target untuk perpanjangan run way akan dilaksanakan tahun depan, yaitu 2018. Jika perpanjangan run way selesai, maka bandara Harun Thohir akan dilayani pesawat terbang jenis ATR dengan kapasitas lebih banyak daripada sekarang hanya memuat 12 orang penumpang.

Adapun pengembangan bandara Harun Thohir untuk tahun ini, proyek pembangunan perluasan terminal dan pembangunan infrastruktur yang masih kurang. (bst/rtn)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia