Senin, 23 Oct 2017
radarsurabaya
icon featured
Gresik

E-Comerce Dorong Industri Pergudangan

Rabu, 13 Sep 2017 09:48 | editor : Aries Wahyudianto

TERPACU : Maraknya bisnis e-comerce membutuhkan gudang untuk penyimpanan logistik.

TERPACU : Maraknya bisnis e-comerce membutuhkan gudang untuk penyimpanan logistik. (YUDHI/RADAR GRESIK)

CERME - Bisnis e-comerce atau jual beli secara onilne berdampak positif pada bisnis properti, khususnya pergudangan. Kebutuhan gudang untuk penyimpanan logistik membuat jumlah gudang di Gresik semakin tumbuh.

Chief Executive Officer (CEO) Solution Business Consulting, Firdaus Indrajaya Tuharea mengatakan, geliat sektor e-commerse membuat pengembang di Gresik semakin agresif menyediakan gudang penyimpanan modern (modern warehouse). Saat ini jumlah gudang di Gresik masih relatif rendah dibandingkan Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan.

Dikatakan, sebagianbesar gudang di Gresik dibangun oleh pengembang berdasarkan permintaan tenant. Namun seiring dengan perkembangan bisnis e-commerce, pengembang mulai membangun modern warehouse untuk disewakan.

"Untuk modern warehouse okupansinya sudah 100 persen. Untuk gudang yang disewakan, tingkat keterisiannya saya perkirakan sudah lebih dari 90 persen," katanya.

Owner PT Alam Artha Raya itu melihat, investor bergerak cepat untuk mengambil jatah di bisnis gudang penyimpanan modern. Apalagi, prospek bisnis e-commerce ke depan diyakini akan semakin cerah seiring dengan perkembangan teknologi. Ini masih didukung oleh pasar yang besar serta komitmen pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur dan kemudahan dalam berbisnis.

“Maka tidak salah jika Gresik di lirik oleh salah satu industri logistik asing, RPX. Karena disini infrastruktur mulai tertata apik,” tandasnya.

Dia menuturkan harga sewa gudang penyimpanan modern di Gresik saat ini berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per m2 per bulan. “Angka ini setiap tahunnya mengalami kenaikan 5 hingga 6 persen per tahun. Adapun imbal hasil dari proyek modern warehouse ada di kisaran 8 hingga 8,5 persen,” tandasnya.

Sementara itu, Head Marketing AKR Land GEM City Project, Jimmy Sugiarto mengatakan, perkembangan e-commerce secara otomatis akan mendorong pertumbuhan bisnis pergudangan logistik. "Di satu sisi menekan toko ritel, e-commerce justru mendorong bisnis lain seperti gudang, pusat distribusi dan perkantoran akan semakin meningkat," ujarnya.

Menurutnya, itu disebabkan perusahaan e-commerce membutuhkan jalur distribusi untuk lebih mendekatkan ke pelanggan. Mau tidak mau kebutuhan gudang makin besar.

“Dengan memiliki fasilitas pelabuhan yang representatif, Gresik ini pasar yang penting bagi industri e-commerse. Ditengah mulai jenuhnya pasar di Surabaya,” tandasnya. (fir/ris)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia