Senin, 25 Sep 2017
radarsurabaya
Hukum & Kriminal

Jual Istri untuk Threeshome di twitter PASUTRI 3S SURABAYA

Selasa, 12 Sep 2017 22:42 | editor : Abdul Rozack

MALU: Tersangka Selvin Firnando (tengah) bersama istri sirinya saat digere- bek Subdit IV Renakta Direskrimum Polda Jatim di salah satu kamar hotel ka- wasan Tegalsari Surabaya

MALU: Tersangka Selvin Firnando (tengah) bersama istri sirinya saat digere- bek Subdit IV Renakta Direskrimum Polda Jatim di salah satu kamar hotel ka- wasan Tegalsari Surabaya (ISTIMEWA)

SURABAYA - Kelakuan pria yang satu ini sungguh membuat geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, Selvin Firnando alias Epin, 25, warga Kemuning RT 01 RW 02 Sambit, Ponorogo itu nekat menjual istri sirinya berinisial TS. Korban dijual untuk memberikan layanan plus-plus kepada kepada lelaki hidung belang lebih dari satu yakni Threeshome. 

Pelaku menjual istri sirinya lewat twitter. Kini akibat perbuatannya, pria berumur 25 tahun itu harus berurusan dengan Subdit IV Remaja Anak-anak dan wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur. 

Dari data yang dihimpun Radar Surabaya penangkapan terhadap tersangka itu bermula dari kecerdikan anggota Subdit IV Renakta dalam memantau akun media sosial yang digunakan bisnis esek-esek yang masih banyak bertebaran di dunia maya. Incaran pun didapat, yaitu sebuah akun twitter yang bernama PASUTRI 3S SURABAYA. 

Akun tersebut saat itu memposting status dengan kalimat “sedang cari partner untuk threesome berbayar not free, DM aja jika minat”. Tahu akan hal pihak kepolisian dari Polda Jatim langsung menerjunkan timnya. 

“Anggota langsung kami terjunkan. Dan saat itu di dinding akun muncul akun dengan nama Alvino yang komen dengan kata boleh gabung?,” kata Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Rama Samtama, Selasa (12/9).

Lebih lanjut Rama menambahkan bahwa saat itu tersangka langsung terlibat chatingan setelah tukar pin dan mengajak ketemuan pelanggan di salah satu tempat untuk menawarkan istrinya dengan menunjukkan foto. 

Setelah pertemuan deal dan kesepakatan terwujud, Selasa (29/8) tersangka langsung membooking hotel di kawasan Tegalsari, Surabaya. “Selasa itu mereka masuk dalam satu kamar hotel. Tersangka dan istrinya masuk dahulu, kemudian juga datang dua pelangganya Alvino dan AG. Kedua pelanggan langsung membuka baju, termasuk tersangka,” tambah perwira menengah dengan dua melati di pundaknya ini.  

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia