Kamis, 23 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Razia Parkir Mobil Liar

Agar Jera, Ban Digembosi, Pentil Diambil

Selasa, 12 Sep 2017 11:12 | editor : Aries Wahyudianto

DIGEMBOSI : Staf Dishub Gresik mengembosi ban mobil yang diparkir sembarangan di Jalan RA Kartini. Langkah ini ditempuh agar ada efek jera bagi pelanggarnya.

DIGEMBOSI : Staf Dishub Gresik mengembosi ban mobil yang diparkir sembarangan di Jalan RA Kartini. Langkah ini ditempuh agar ada efek jera bagi pelanggarnya. (Yudhi/Radar Gresik)

Kemacetan di sejumlah ruas jalan protokol Kota Gresik salahsatunya akibat parkir liar. Setelah beberapakali diberi teguran, Senin pagi anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik bertindak tegas. Mereka menggembosi ban mobil yang diketahui parkir sembarangan.

PENERTIBAN parkir mobil liar di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) sempat menuai protes dari beberapa pemilik mobil. Kendati demikian, puluhan staf Dishub tetap melakukan razia di sejumlah jalan protokol. Para petugas langsung menggembosi sejumlah kendaraan yang parkir sembarangan di jalan yang masuk kategori KTL.

"Sesuai aturan kawasan KTL tidak bisa digunakan untuk parkir sembarang, karena ini rawan menyebabkan kemacetan jalan," ujar Kepala Bidang (Kabid) Kelalulintasan dan Pengendalian Operasional Dishub Gresik Hery Wahyu Rianto, kemarin.

Razia tersebut digelar mulai dari Jalan Wahidin Sudirohusodo, Jalan RA Kartini, Jalan Veteran yang termasuk kategori KTL. Kemudian, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Jaksa Agung, Jalan Pahlawan serta Jalan dr Soetomo untuk menertibkan parkir dua sisi.

Menurut dia, pihaknya sudah berkali-kali memberikan peringatan kepada para pengendara. Namun, mereka masih saja nekat parkir sembarangan di jalan yang masuk kategori KTL. "Kami sudah berkali-kali memperingatkan. Namun karena masih membandel kami gembosi ban kendaraannya," ungkap dia.

Dikatakan, razia ini rutin digelar untuk menertibkan pelanggaran lalu lintas. Selain itu, razia juga diharapkan bisa memperlancar jalanan yang ada di Kota Gresik. "Bukan saja mengurai kemacetan tapi juga untuk menertibkan pelanggaran-pelanggaran lalu lintss," terangnya. (rof/ris)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia