Jumat, 24 Nov 2017
radarsurabaya
icon featured
Politik

Calon Independen Minim 2 Juta Dukungan, Gabungan Parpol 4,8 Juta

Selasa, 12 Sep 2017 06:30 | editor : Abdul Rozack

Penandatangan dana naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) termin I untuk Pilgub Jatim

Penandatangan dana naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) termin I untuk Pilgub Jatim (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Pasca penandatangan dana naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) termin I untuk Pilgub Jatim, KPU Jatim langsung tancap gas melanjutkan tahapan pilkada serentak. Terbaru, komisi yang menangani pengambilan suara di pemilu ini telah menetapkan syarat calon independen yang ingin maju. 

Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito mengatakan, pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang bakal maju di Pilgub Jatim setidaknya harus mengantongi dukungan 6,2 persen masyarakat. Ini sesuai peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencalonan gubernur dan wakilnya. Dimana provinsi dengan penduduk diatas 12 juta jiwa, calon independen setidaknya memenuhi minimal ketentuan dukungan tersebut. 

"Sesuai Keputusan KPU Jatim Nomor 7/PP.01.2-Kpt/35/Prov/IX/2017, ditetapkan bahwa Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum/Pemilihan Terakhir adalah sebesar 30.963.078 pemilih," ujar Eko, Senin (11/9). 

Jika persyaratan dukungan calon independen mengacu pada jumlah DPT itu. Eko melanjutkan, berarti harus memperoleh sebanyak 2.012.601 dukungan pemilih. Dan jumlah tersebut paling sedikit harus tersebar di 20 kabupaten/kota. Atau jumlahnya 50 persen tersebar di semua kabupaten/kota di Jatim. 

Sedangkan untuk persyaratan gabungan partai politik, sesuai Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Disebutkan dalam aturan itu persentase dukungan suara sah bakal pasangan calon partai politik atau gabungan partai politik adalah sebesar 25 persen. 

"JIka itu berdasarkan keputusan KPU Jatim Nomor: 8/PP.09.3-Kpt/35/Prov/IX/2017. Berarti setara dengan 4.881.963 suara sah," bebernya. 

Sementara partai politik atau gabungan partai politik yang akan mengusung bakal calon harus memiliki sedikitnya 20 persen kursi di parlemen. Melihat jumlah kursi di DPRD Jatim saat ini, yaitu 100 kursi, maka minimal partai atau gabungan partai harus memiliki 20 kursi. Dan sampai saat ini yang memenuhinya adalah PKB. Untuk partai politik lainnya harus melakukan koalisi agar bisa mengusung calon. 

"Penyerahan syarat dukungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur independen dilaksanakan pada 22-26 November 2017. Kemudian persyaratan pendaftaran pasangan calon yang diusung partai politik adalah 8-10 Januari 2018," tandasnya.

(sb/bae/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia