Kamis, 21 Sep 2017
radarsurabaya
Iso Ae

Jadi Sopir, Donjuan Sering Khilaf dengan Penjaga Warung Bahenol

Sabtu, 09 Sep 2017 19:41 | editor : Abdul Rozack

ilustrasi

ilustrasi (Grafis: Fajar)

Sopir di mana-mana suka mampir. Utamanya sih di warung, baik untuk sekadar makan maupun minum. Sopir asal Kedungturi, sebut Donjuan, 50, juga sama. Bedanya, ia juga mampir untuk menyalurkan hasratnya ke penjaga warung. 

Umi Hany Akasah-Wartawan Radar Surabaya

Di mana ada penjaga warung seksi, bahenol, baik janda maupun masih gadis, Donjuan pasti akan berusaha mati-matian untuk mendapatkan hatinya. Setelah itu, bablas meninggalkannya dan mencari mangsa lain. Begitu seterusnya. Di banyak TKP, dan Donjuan tak pernah bosan melakukannya. Habis keluar dari warung, biasanya wajahnya semringah. Seperti ada kekuatan lain yang ia dapatkan. Seperti handphone habis di-charge, ‘baterainya’ full. 

"Ini sudah sejak muda, tak sabari kirain bisa tobat. Belgedes tobat tomat, sesok kumat maneh," kata Karin, istri Donjuan saat sidang gugat cerai di Pengadilan Agama (PA), Klas 1A Surabaya, Jumat (8/9).

Karin yang juga bisnis peracangan di rumahnya itu mengaku kalau dirinya sudah lama ingin mengajukan gugatan cerai. Namun, ia masih bersabar lantaran sudah tahu kalau suaminya memang pria hidung belang. Terlebih, ia tidak mau anak- anaknya sakit hati jika ia menggugat cerai bapak mereka.

Padahal, sudah tidak terhitung berapa wanita yang meminta tanggung jawab terhadap suaminya. "Aku sampai blenger dilabraki orang tua sampai keluarga mereka. Ada yang hamil beberapa kali. Aku suruh nikahi siri, tapi suami enggak mau. Alasannya cinta sama aku. Lha cinta kok sering selingkuh," kata Karin.

Sampai akhirnya, hasil benih suaminya sudah berada di mana mana. Ting telecek, Yang Karin ketahui ada 4 anak yang masih sering ke rumahnya untuk meminta uang saku kepada Donjuan. "Ya kadang dikasih sama suami, kadang enggak. Tergantung punya uang apa gak," kata ibu lima anak itu.

Menurut Karin, suaminya sangat menjengkelkan. Karena semua penjaga warung selalu menjadi mangsanya. "Kayak macan kalau lihat wanita di warung. Lambene lamis," kata Karin.

Ia memutuskan untuk menceraikan  Donjuan setelah mengetahui kalau suaminya itu ingin menikahi pacar barunya. Padahal, janjinya dulu Donjuan tidak ingin menikahi para penjaga warung itu. "Lha kok malah saiki kate ngawini. Gak srantan, akhirnya tak pegat ae. Timbang aku dimadu, mending dia selingkuh," kata nenek dua cucu itu.

Sementara, Donjuan yang hadir dalam sidang cerai masih berharap damai dengan Karin. "Ya ngomong aja, bisa saja bercanda. Serius belum ada niatan kawin lagi. Ini enggak kawin saja sudah banyak yang bikin pusing. Ndanio kawin lagi. Aku iso mati ngadek," pungkas Donjuan sambil terkekeh.

(sb/han/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia